3 September 2026 18:32
Aktivitas pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukandebi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, tetap berlangsung secara tatap muka di tengah erupsi Gunung Sinabung. Akibatnya, sejumlah siswa mengalami batuk akibat terpapar abu vulkanik. Pihak sekolah menyebut sekolah terpaksa tetap beroperasi secara tatap muka karena belum ada instruksi belajar daring dari Dinas Pendidikan.
"Sampai sekarang belum ada instruksi dari Dinas Pendidikan. Belum ada," ujar PLT Kepala SDN 040480 Sukandebi, Rukun Sembiring dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, pada Kamis, 3 September 2026.
Pihak sekolah mengaku kondisi ini berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar. Ruang kelas jadi harus dibersihkan lebih sering, meski upaya ini tidak bertahan lama karena abu yang kembali turun.
Pihak sekolah juga mengaku khawatir terhadap kondisi para siswa, terlebih siswa di SDN Sukandebi berasal dari dua desa, yaitu Sukandebi dan Sukatepu. Kekhawatiran diperparah oleh jarak sekolah yang berada di radius lima kilometer dari Gunung Sibanung.
Meski demikian, para siswa memilih mempertahankan semangat belajar di tengah ancaman abu vulkanik. Para siswa tetap mengikuti kelas dan pelajaran serta berusaha berkonsentrasi di tengah udara sekolah tak sepenuhnya nyaman.