29 September 2026 11:23
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyatakan terdapat 52 juta peserta tercatat tidak aktif membayar iuran. Kondisi ini yang menjadi salah satu penyebab keuangan BPJS Kesehatan bermasalah.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyebut bahwa jika 52 juta peserta kembali aktif membayar iuran dengan besaran iuran kelas III, maka BPJS Kesehatan akan punya pemasukan sekitar Rp24 triliun dalam satu tahun.
"Sebesar 52 juta peserta tadi yang tidak aktif. Kalau itu bisa membayar iuran dengan semangat gotong royong, maka kalau kelas III aja itu sekitar Rp2 triliun per bulan, kalau setahun bisa Rp24 triliun," ujar Prihati, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 29 September 2026.
Prihati menyebut terdapat inflasi terhadap biaya medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan juga utilitas yang meningkat sehingga menyebabkan keuangan BPJS tidak sehat.