85,3 Persen Pemudik Puas Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Siti Yona Hukmana • 7 April 2026 19:06

Jakarta: Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait pelayanan mudik Lebaran 2026. Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelayanan arus mudik dan balik tahun ini.

Direktur Eksekutif Burhanuddin Muhtadi mengatakan angka itu menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berada pada level sangat tinggi. Secara umum tingkat kepuasan masyarakat baik mudik maupun tidak mencapai 80,8 persen. Namun, tingkat kepuasan meningkat signifikan pada kelompok pemudik, yakni sebesar 85,3 persen.

"Ini menunjukkan penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan sangat baik dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat,” kata Burhanuddin dalam paparan hasil survei, Selasa, 7 April 2026.

Dari rincian survei, kategori sangat puas tercatat 10,8 persen (umum) dan 15,3 persen (pemudik). Sementara, cukup puas mendominasi dengan 70,0 persen di kedua kategori. 

Adapun tingkat ketidakpuasan relatif rendah, yakni 7,1 persen (umum) dan 9,5 persen (pemudik), serta yang menyatakan tidak puas sama sekali di bawah 2 persen. Hasil ini dinilai menunjukkan konsistensi kinerja dibanding tahun sebelumnya. Tingkat kepuasan publik pada 2026 tercatat hampir identik dengan 2025, baik pada kategori sangat puas maupun cukup puas.

Ketika dipertanyakan terkait berbagai fasilitas dan layanan, paling tinggi kepuasan masyarakat adanya penyediaan posko oleh Polri. Seperti posko untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus memberikan layanan tempat istirahat bagi masyarakat selama arus mudik atau balik.  Bila dijumlahkan angkanya, baik penyediaan posko untuk pengamanan pusat informasi sekaligus memberi layanan tempat istirahat, total 84 persen pemudik puas. Lalu, ketersediaan bahan bakar 81,7 persen puas, angkutan umum 79,7 persen puas, rekayasa lalu lintas di ruas jalan tol 77,6 persen puas, pengaturan lalu lintas  di jalan selain jalan tol 76,1 persen puas, dan kondisi jalan 74,4 persen puas.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 29 Maret hingga 4 April 2026, dengan responden berjumlah 1.200 orang. Adapun, survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)