Bukan Dolar AS, Ini Deretan Mata Uang Terkuat di Dunia

21 May 2026 13:14

Jakarta: Dolar Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai mata uang paling berpengaruh di dunia. Namun, secara nilai tukar, ternyata ada sejumlah mata uang lain yang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dolar AS.

Melansir dari Al Jazeera, dolar AS telah menjadi mata uang cadangan utama dunia sejak berakhirnya World War II dan digunakan dalam lebih dari 80 persen transaksi perdagangan internasional. Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir muncul dorongan dari negara-negara berkembang, termasuk kelompok BRICS, untuk mencari alternatif selain dolar dalam sistem keuangan global.
 

 

Faktor Penentu Kekuatan Mata Uang

Melansir dari laman FEB Universitas Muhammadiyah Metro, tinggi rendahnya nilai mata uang suatu negara ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan. Jika permintaan terhadap mata uang tinggi, nilainya akan menguat.

Sebaliknya, jika pasokan lebih besar dibanding permintaan, nilai tukar cenderung melemah. Selain itu, faktor lain seperti inflasi, suku bunga, stabilitas ekonomi, hingga kondisi politik juga turut memengaruhi kekuatan mata uang suatu negara.

Daftar Mata Uang Terkuat di Dunia

Melansir dari Indian Express, berikut deretan mata uang dengan nilai tertinggi di dunia:
  • Dinar Kuwait (KWD)
  • Dinar Bahrain (BHD)
  • Rial Oman (OMR)
  • Dinar Yordania (JOD)
  • Poundsterling Inggris (GBP)
  • Pound Gibraltar (GIP)
  • Franc Swiss (CHF)
  • Dolar Kepulauan Cayman (KYD)
  • Euro (EUR)
  • Dolar AS (USD)
Mata uang dari kawasan Timur Tengah seperti dinar Kuwait, dinar Bahrain, dan rial Oman mendominasi posisi teratas. Hal ini didukung oleh kekuatan ekonomi berbasis minyak serta kebijakan keuangan yang stabil. Sementara itu, mata uang Eropa seperti euro dan franc Swiss juga termasuk yang terkuat karena ditopang ekonomi yang mapan.

Mata Uang Terlemah di Dunia

Sebaliknya, beberapa negara memiliki nilai mata uang yang sangat rendah terhadap dolar AS. Berikut daftarnya:
  • Pound Lebanon (LBP)
  • Rial Iran (IRR)
  • Dong Vietnam (VND)
  • Kip Laos (LAK)
  • Rupiah Indonesia (IDR)
  • Som Uzbekistan (UZS)
  • Franc Guinea (GNF)
  • Franc Burundi (BIF)
  • Ariary Madagaskar (MGA)
  • Guarani Paraguay (PYG)
Nilai mata uang yang rendah umumnya disebabkan oleh inflasi tinggi, ketidakstabilan ekonomi, hingga defisit perdagangan yang berkepanjangan.
   

Peran Dolar AS Tetap Dominan

Meski berada di posisi kesepuluh dalam daftar mata uang terkuat, dolar AS tetap menjadi mata uang paling dominan di dunia. Dolar digunakan sebagai acuan harga berbagai komoditas global seperti minyak, emas, dan tembaga, serta menjadi cadangan utama yang dimiliki bank sentral di berbagai negara.

Nah, itulah deretan mata uang yang nilainya lebih tinggi dibanding dolar AS. Meski begitu, kekuatan sebuah mata uang tidak hanya diukur dari nilai tukarnya, tetapi juga dari pengaruhnya dalam sistem ekonomi dan perdagangan global.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)