Jakarta: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal dalam serangan Israel-AS. Hal itu dikonfirmasi oleh pemerintah Iran dan menetapkan 40 hari berkabung atas wafatnya pemimpin tertinggi yang telah memimpin lebih dari 3 dekade tersebut.
Pemicu serangan
AS dan sekutunya Israel pada 28 Februari 2026 melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. Pemicu serangan tersebut disebut karena adanya kepemilikan pengayaan uranium atau situs nuklir oleh Iran.
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menegaskan untuk memastikan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir. Sementara perundingan nuklir di Jenewa Swiss tidak menemui titik temu.
Target serangan
Serangan pertama dilaporkan terjadi pada pukul 09.27 waktu setempat ke Ibu Kota Iran, Teheran. Rudal menghantam beberapa wilayah penting di Teheran. Selain target gedung-gedung pemerintahan, rudal juga mengantam wilayah sipil.
Serangan balasan
Iran tidak tinggal diam dan melakukan serangan balasan, baik ke wilayah Israel maupun pangkalan-pangkalan militer AS yang berada di Timur Tengah.
Dampak global
Serangan Israel dan AS ke Iran berpotensi berdampak luas di seluruh dunia. Dampak pertama adalah gangguan logistik dan gangguan penerbangan internasional. Kemudian terjadinya ketidakpastian ekonomi dan fiskal. Terakhir adalah ancaman krisis energi dan lonjakan harga minyak.
Sumber: Tim Redaksi Metro TV