Jelang kepulangan sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) pada Minggu sore, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari akan menjemput langsung para pejuang kemerdekaan Palestina dari Indonesia tersebut.
Ditemui pada Kamis malam di kantor BAZNAS Jakarta, Dubes Palestina untuk Indonesia Abdalfatah menyatakan sembilan WNI yang diculik dan disiksa zionis Israel sebagai pahlawan. Ia menyebut akan menjemput langsung para WNI di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu, 24 Mei 2026, sore.
Bagi Abdalfatah, sembilan warga negara Indonesia ini telah diberkati karena berhasil memasuki wilayah Palestina yang diduduki secara ilegal oleh zionis Israel. Ia sangat mengapresiasi dukungan
WNI yang tergabung dalam GSF 2.0 karena rela meninggalkan Indonesia demi membela kemerdekaan Palestina.
“Jadi, saya pikir orang-orang itu diberkati, dan kita harus berdiri bersama mereka. Terakhir kali, mungkin saya tidak bisa tidur karena saya menonton berita dan mencoba mengetahui apa yang akan terjadi dengan mereka. Mereka adalah saudara-saudara saya. Dan mereka meninggalkan negara mereka, Indonesia, untuk pergi ke Gaza.” kata Dubes Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia juga mengutuk aksi menteri keamanan nasional zionis Israel Itamar Ben-Gvir yang telah menyiksa seluruh
aktivis kemanusiaan dengan keji dan tak manusiawi.