6 October 2026 11:07
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut akan mengevaluasi kebijakan pembatasan kendaraan ganjil-genap (gage) di Jakarta. Evaluasi ini dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat.
"Pertama, untuk ganjil-genap segera kita lakukan kajian. Dan untuk itu, segera kami akan memutuskan mengenai apa kebijakan ganjil-genap tersebut. Karena memang pekerjaan di permukaan untuk MRT diperkirakan sampai dengan 2027 sudah bisa terselesaikan, sehingga dengan demikian apakah kebijakan ganjil genap itu masih perlu dilakukan atau enggak, segera saya putuskan," ujar Pramono, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 6 Oktober 2026.
Keluhan masyarakat terutama datang dari para pelaku usaha. Mereka mengaku beberapa kawasan seperti di Kota Tua mengalami penyempitan jalan akibat proyek Moda Raya Terpadu (MRT). Penyempitan jalan ini menyebabkan perubahan arus lalu lintas sehingga berdampak langsung terhadap perekonomian mayarakat.