21 October 2026 15:21
Manfaat pengembangan kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN ) di Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mulai dirasakan oleh masyarakat adat sekitar, khususnya yang berada di Kampung Wanam. Ketua Adat Wanam, Yohannes Agabi Mause menyebut masyarakat adat sekitar mulai merasakan dampak ekonomi, khususnya terkait dengan pengembangan infrastruktur penunjang KSPEAN yang menjamin kesejahteraan mereka.
"Dan kami bersyukur atas program Bapak Presiden Prabowo. Kami sangat bersyukur, Terima kasih, Pak. Di sini, ekonomi kami sangat butuh peningkatan dan perubahan ekonomi, yang tadinya kita pangkur sagu, kalau boleh sekarang kita garap sawah. Sawah dan panenannya hasilnya kita bisa lihat, dan masyarakat adat kita ini butuh agar generasi mendatang di sini tidak menderita lagi," ujar Yohannes, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau progres pembangunan saluran irigasi dan pengembangan sawah yang berada di KSPEAN Wanam. Dody menyebut hingga tanggal 1 Oktober 2026, pembangunan irigasi sudah mencapai 133 kilometer dari target sepanjang 180 kilometer. Di sisi lain, lahan yang telah berhasil ditanami seluas 40 hektare dari total 130 hektare dan direncanakan akan dipanen pada bulan November 2026 mendatang.
"Kemudian teman-teman Sumber Daya Air yang masuk kan menyiapkan diri untuk membangun saluran irigasi primer, sekundernya, dan ini kan tahap pertama ini, sekitar 40 hektare dari total 130 hektare akan dipanen pada bulan November mendatang," ujar Dody.