23 September 2026 19:00
Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 September 2026, untuk mematangkan wacana pendidikan gratis mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Rencana strategis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak bangsa.
Dikutip dari laporan jurnalis Metro TV Kautsar Prabowo dari tayangan Prioritas Indonesia, Rabu, 23 September 2026, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut hadir dalam ratas tersebut menjelaskan bahwa sasaran utama dari program pendidikan tinggi gratis ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, khususnya mereka yang berada di desil empat ke bawah.
Terkait kesiapan pelaksanaannya, Brian sebelumnya dalam rapat kerja bersama DPR RI telah memaparkan bahwa pemerintah membutuhkan anggaran sebesar Rp93,7 triliun untuk merealisasikan program kuliah gratis yang diproyeksikan akan menyasar 2,83 juta mahasiswa di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa untuk jenjang SD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), pendidikan dasar pada dasarnya sudah digratiskan. Bahkan, pemerintah terus mengintervensi dengan menambahkan berbagai program bantuan pendidikan tambahan khusus bagi pelajar dari keluarga pra-sejahtera.