9 February 2026 09:34
Lebih dari 1.000 hari konflik bersenjata di Sudan memicu krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Jutaan warga terancam kelaparan, mengungsi, dan kehilangan akses layanan dasar, terutama perempuan dan anak-anak.
Pertempuran tanpa henti di Sudan hampir melumpuhkan layanan penting dan menuju pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) secara luas. Hampir 34 juta warga membutuhkan batuan kemanusiaan, termasuk lebih dari tujuh juta perempuan dan anak perempuan berusia reproduksi.
Wilayah Kordofan menjadi pusat kekerasan terbaru. Warga terjebak dengan pasokan makanan menipis dan layanan kesehatan yang nyaris tidak tersedia.
| Baca juga: Turki Kecam Serangan RSF di Sudan yang Tewaskan Puluhan Pengungsi |