420 Penumpang KMP Batu Mandi Dievakuasi ke Posko Terpadu Dermaga Eksekutif Merak

21 October 2026 10:36

Sebanyak 420 penumpang korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi berhasil dievakuasi dengan selamat dan diarahkan ke Posko Terpadu Dermaga Eksekutif Merak. Proses evakuasi melibatkan sejumlah kapal feri dan kapal kecil milik warga.

"Untuk proses evakuasi. Alhamdulillah, ada beberapa kapal nelayan terdekat yang langsung merespons cepat sebelum tim SAR tiba untuk melakukan evakuasi yang lain," ujar Kakansar Banten, Al Amrad, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Sejumlah penumpang yang dievakuasi  mengalami luka-luka dan patah tulang. Kini mereka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika di Kota Cilegon, Banten. Pengamat Maritim Kapten Marcellus Hakeng Jayawibawa menilai  kesigapan operator kapal, anak buah kapal (ABK), Basarnas, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP), dan warga sekitar dalam menangani kebakaran kapal patut diapresiasi karena berhasil meminimalkan risiko dan mencegah jatuhnya korban jiwa. 

"Terbukti dengan tidak ditemukannya sama sekali korban jiwa untuk kecelakaan kali ini. Karenanya, memang kita harus memberikan sebuah apresiasi terkait dengan penanganannya," ujar Marcellus.

Sebelumnya, KMP Batu Mandi terbakar di Pelabuhan Merak, Banten. Kebakaran terjadi saat kapal hendak bersandar di dermaga pelabuhan. Api dengan cepat  membesar dan asap hitam membubung dari bagian kapal. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih mendalami penyebab kejadian tersebut.

"Tapi dikaitkan dengan apa penyebab, kenapa bisa terjadi, apakah bisa dicegah ataupun langkah-langkah lainnya, itu kita pastinya masih menunggu kesimpulan ataupun investigasi yang sedang dan akan dilakukan oleh KNKT," tegas Marcellus.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X