Rakernas APEKSI ke-18 Resmi Ditutup

3 July 2026 15:46

Setelah melalui berbagai rangkaian kegiatan selama beberapa hari, Rakernas APEKSI ke-18 resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Pada kesempatan ini, PT Bank Tabungan Negara (BTN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan APEKSI melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dihadiri langsung oleh Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh.

Kemeriahan puncak acara berlanjut pada gelaran karnaval budaya. Sebanyak 55 kontingen dari berbagai kota di Indonesia tampil memukau dengan menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah masing-masing. Meski hujan deras mengguyur sepanjang acara, semangat para peserta maupun masyarakat Kota Medan tidak surut. Mereka tetap bertahan dan menyelesaikan penampilan hingga akhir, termasuk atraksi tarian kolosal yang melibatkan 300 penari.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku terharu melihat tingginya antusiasme warga dan peserta. Hal ini menjadi bukti besarnya kecintaan terhadap budaya nasional yang layak dipromosikan hingga ke tingkat internasional.

"Saya agak nggak bisa berkata-kata karena hujan deras sekali, masih sampai saat ini masih hujan. Tapi kota-kota yang hadir yang membawa kontingen nggak ada yang pulang. Semuanya tetap mau ikut terus, bahkan anak-anak kita terus masih mau nunjukkan karyanya. Luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kehadiran masyarakat, masih hujan-hujanan masih mau nonton karnaval budaya kita. Salah satu yang kita tunjukkan untuk kecintaan kita kepada kebudayaan kita. Kita lihat karya anak bangsa kita itu sangat luar biasa, sangat layak untuk dipertontonkan di internasional." kata Rico dalam tayangan program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 3 Juli 2026. 
 


Apresiasi juga datang dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, kesuksesan acara di tengah guyuran hujan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi dan sinergi antarkota di Indonesia.

"Terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menyuguhkan rangkaian acara yang sangat spektakuler. Spektakuler. Karena kita lihat walaupun hujan, tapi mereka nggak bergeser. Mereka tetap berada dalam posisinya masing-masing dan tetap menyuguhkan tarian yang sangat kolosal dan spektakuler yang tentu proses latihannya lama. Saya kagum, salut, dan sangat terpesona melihat itu. Yang kedua, kita juga melihat semua peserta pawai itu tetap, nggak ada yang bergeser. Ini menggambarkan semangat kolaborasi, sinergi dari APEKSI yang luar biasa. Terima kasih untuk seluruh kota-kota. Ini adalah simbol bahwa kota-kota Indonesia terus bergerak maju dan berkolaborasi," ungkap Bima dalam tayangan program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 3 Juli 2026. 

Semangat kolaborasi, penguatan pembangunan daerah, serta pelestarian budaya menjadi warisan penting dari Rakernas APEKSI ke-18 kali ini.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X