Warga Purwakarta Tempuh Jalur Terjal Demi Dapatkan Air Bersih

7 October 2026 11:04

Purwakarta: Kemarau ekstrem akibat fenomena EL Nino masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Masyarakat mengaku mulai kesulitan untuk memperoleh air bersih. Perlu perjuangan ekstra untuk mendapatkannya. Bahkan berjalan menempuh jarak yang jauh.

Di kampung Cipeuteuy, Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), misalnya. Warga terpaksa mengambil air dari sumber mata air yang jalannya terjal dan jaraknya cukup jauh dari desa. Padahal desa tersebut tidak berada jauh dari Waduk Jatiluhur.

Warga mengaku krisis air bersih telah mereka rasakan kurang lebih selama tiga bulan. Sumur yang selama ini menjadi andalan warga untuk memperoleh air bersih telah mengering sepenuhnya.

"Jadi sumur-sumur sudah pada kering. Sekarang sumur-sumur udah kering semua kebanyakan, yang bikin sumur bor juga ada yang bagus, ada enggak," kata Kanda, warga Kampung Cipeuteuy, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 7 OKtober 2026. 
 


Kanda bercerita bahwa jalan yang harus mereka tempuh untuk memperoleh air bersih cukup curam dan terjal, sehingga warga harus berhati-hati dan mengeluarkan tenaga ekstra. 

"Harus ekstra hati-hati kita kalau mau ambil air. Kalau ambilnya habis subuh itu ke sini kan banyak pakai senter gitu," ujar Kanda.

Dalam sehari, umumnya warga bisa mengambil 10 hingga 20 galon air untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Warga hanya berharap pemerintah daerah (Pemda) segera mengambil langkah nyata agar kebutuhan air bersih di wilayah mereka dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari tidak lagi bergantung pada mata air yang terus menyusut.

(Lutfia Azzahra)
 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X