21 May 2026 19:41
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras serangan pasukan Zionis Israel terhadap armada kapal sipil Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Kapal yang membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza tersebut diserang di perairan internasional dekat wilayah Siprus.
"Satu, mengutuk keras tindakan agresi militer Israel terhadap kapal sipil yang membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza," tegas Wasekjen MUI, Erick Yusuf, dalam konferensi pers yang digelar di kantor pusat MUI yang dikutip Metro Hari Ini, pada Kamis 21 Mei 2026.
Erick menuntut Israel agar segera membebaskan tanpa syarat para aktivis yang ditahan secara ilegal. Tercatat, terdapat sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang turut menjadi bagian dari misi kemanusiaan tersebut dan kini berada dalam penahanan pihak Zionis.
"Kedua, menutut Israel segera melakukan pembebasan terhadap sembilan WNI dan seluruh aktivis lain yang ditahan tanpa syarat sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Israel terhadap keselamatan misi kemanusiaan," jelas Erick.
| Baca juga: Begini Upaya Pemerintah Bebaskan Sembilan WNI yang Ditahan Israel |