Tim gabungan mengangkut tanaman ganja di Aceh Utara, Selasa (27/10/2026). ANTARA/HO-Humas BNNP Aceh
BNN Aceh Ungkap Ladang Ganja Seluas 18 Hektare di Aceh Utara
Whisnu Mardiansyah • 28 October 2026 13:17
Aceh Utara: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama tim gabungan mengungkap ladang ganja seluas sekitar 18 hektare di Kabupaten Aceh Utara. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap empat orang petani yang diduga terlibat dalam penanaman ganja.
Kepala BNNP Aceh Dedy Tabrani mengatakan, ladang ganja tersebut ditemukan di Dusun Alue Garut dan Dusun Cot Mancang, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
"Pengungkapan ladang ganja tersebut berlangsung dalam operasi gabungan pada Selasa (27/10). Selanjutnya para terduga petani ganja tersebut diserahkan kepada Polres Lhokseumawe untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut," katanya, seperti dilansir Antara, Rabu, 28 Oktober 2026.
Dedy menjelaskan, operasi tersebut melibatkan sekitar 90 personel gabungan dari BNNP Aceh, Polda Aceh, Satuan Brimob, dan Polres Lhokseumawe.
Ladang ganja itu berada di ketinggian sekitar 207 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tanaman yang ditemukan memiliki tinggi sekitar satu hingga dua meter, dengan jarak tanam kurang lebih setengah meter. Usia tanaman diperkirakan berkisar dua hingga empat bulan.
"Pengungkapan ladang ganja bersamaan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud komitmen BNNP Aceh dalam memperkuat semangat perjuangan generasi muda melawan narkoba serta mewujudkan Aceh bersih penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," katanya.
Menurut Dedy, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan sekaligus berkontribusi dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia menegaskan, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata untuk melindungi masyarakat dan mencegah generasi muda terjerat penyalahgunaan narkotika.
"Pemuda Aceh diharapkan menjadi pelopor gerakan antinarkoba, baik di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, maupun gampong. Kami mengajak para pemuda bersatu melawan narkoba dan mengambil bagian dalam mewujudkan masa depan Aceh produktif, dan bersih narkoba," katanya.
.jpeg)
Ilustrasi ganja. Foto: Freepik.
Dedy menambahkan, pengungkapan ladang ganja tersebut merupakan bagian dari upaya BNN memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus mendukung Gerakan Desa Bersih Narkoba (Bersinar).
"Upaya pemberantasan tidak hanya menyasar peredaran gelap narkotika, tetapi juga sumber produksinya. BNNP Aceh terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan semua elemen masyarakat mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," kata Dedy.