Warga beraktivitas di Jakarta. Foto: MI
Tren Perantau ke Jakarta Setelah Lebaran Menurun, Ini Penyebabnya
Muhamad Marup • 26 March 2026 15:18
Jakarta: DKI Jakarta selalu menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah, terlebih pada momen setelah Lebaran. Tidak hanya mereka yang kembali setelah mudik, banyak para pendatang baru yang ingin mengubah nasib mereka di Jakarta.
Meski kerap menjadi tujuan para perantau, tren perantau ke Jakarta mengalami penurunan. Mengutip Media Indonesia, pendatang usai Lebaran tahun 2024 sebesar 16.207 jiwa. Turun sekitar 37,47 persen dari tahun 2023 yaitu sebesar 25.918 jiwa.
Pengamat kebijakan publik dari Universtias Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai, terdapat dua penyebab terjadinya penurunan perantau ke Jakarta. Minimnya lapangan pekerjaan menjadi penyebab utama.
"Penyebab pertama itu minimnya lapangan pekerjaan. Di Jakarta sudah tidak ada Industri padat karya. Pabrik-pabrik di sekitar Jakarta juga mengalami penutupan," ujar Trubus.
Dia menilai, Pemprov DKI juga kurang berkomitmen dalam membuka lapangan pekerjaan. Padahal, dengan infrastruktur yang dimiliki Jakarta bisa mendatangkan investor.
"Masalahnya tidak ada political will. Kalau perantau menurun, maka itu kerugian karena pemasukan pajak menurun. Dengan orang merantau ke sini, maka memberikan pajak pemasukan bagi APBD," katanya.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah. Foto Metrotvnews.com
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan agar para pendatang baru bekerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing. Imbauan ini bertujuan agar mereka dapat berkontribusi positif serta memperoleh pekerjaan yang tepat.
"Kami meminta bagi siapapun yang ingin bekerja di Jakarta tentunya melengkapi diri dari semua syarat-syarat administrasi dan kemudian juga bekerja sesuai dengan kapabilitasnya," terangnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com