Rupiah Dibuka ke Rp17.645/USD Selasa Pagi

Ilustrasi rupiah. Metrototvnews.com/Eko Nordiansyah

Rupiah Dibuka ke Rp17.645/USD Selasa Pagi

Eko Nordiansyah • 8 September 2026 09:15

Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan di pagi ini mengalami pelemahan. Rupiah melemah saat dolar AS juga tertekan kenaikan yen Jepang.

Mengutip data Bloomberg, Selasa, 8 September 2026, rupih berada di level Rp17.645 per USD. Mata uang Garuda tersebut turun lima poin atau setara 0,03 persen dari Rp17.640 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.631 per USD. Rupiah bergerak dari Rp17.631 per USD pada pembukaan perdagangan sebelumnya.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Rupiah fluktuatif cenderung melemah

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak secara fluktuatif dan kemungkinan besar akan kembali melemah. Mata uang rupiah diproyeksi bergerak di rentang Rp17.640 per USD hingga Rp17.680 per USD.

Ibrahim mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen dari luar negeri. Salah satunya data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan turut membuat pasar mencermati prospek kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

"Kuatnya penambahan lapangan kerja memungkinkan The Fed untuk lebih fokus pada aspek inflasi dari mandatnya," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, pelaku pasar selanjutnya mencermati data indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) AS yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah suku bunga The Fed.

"Pelaku pasar akan mencermati penanganan bencana sambil terus menghitung potensi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi, terutama jika gangguan transportasi dan dibatasinya aktivitas luar rumah berlangsung lebih lama," ungkapnya.

(Eko Nordiansyah)