Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Turun di Bawah USD80 Ribu, Ini 2 Pemicunya
Eko Nordiansyah • 8 September 2026 10:10
New York: Bitcoin turun di bawah level USD80 ribu pada Senin, 7 September 2026, karena data lapangan kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu kembali spekulasi mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan ini. Sementara tingginya harga minyak di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran menambah tekanan pada aset berisiko.
Dikutip dari Investing, Selasa, 8 September 2026, Bitcoin diperdagangkan pada level USD79.381,99, turun sekitar 0,5 persen pada hari itu.
Bitcoin sempat naik di atas USD82 ribu pekan lalu, mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan di angka sekitar USD82.178,6 pada hari Kamis, sebelum kembali turun setelah laporan ketenagakerjaan AS dirilis Jumat.
Spekulasi kenaikan suku bunga Fed
Data hari Jumat menunjukkan pemberi kerja di AS menambah 162 ribu lapangan kerja pada Agustus, hampir tiga kali lipat dari perkiraan para ekonom, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di angka 4,1 persen.Laporan tersebut mendorong pasar untuk memperhitungkan probabilitas sekitar 60 persen akan adanya kenaikan suku bunga Fed pada pertemuan tanggal 15-16 September, naik dari 49 persen sebelum data tersebut dirilis, menurut CME FedWatch.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani Bitcoin dan aset spekulatif lainnya dengan meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang investasi yang tidak menghasilkan imbal hasil serta memperketat kondisi keuangan.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Harga minyak telah menambah sumber ketidakpastian lainnya. Minyak mentah Brent naik ke kisaran USD97 per barel pada hari Senin karena ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah.
Militer AS menyatakan telah menyerang tiga kapal tanker minyak Iran pada hari Sabtu setelah pasukan Iran menargetkan kapal Angkatan Laut AS dengan rudal balistik.
Investor kini beralih memantau data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed, dengan data harga produsen dijadwalkan rilis pada hari Kamis dan harga konsumen pada hari Jumat. Angka inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi akan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Meskipun sempat mengalami penurunan baru-baru ini, permintaan institusional memberikan dukungan. ETF bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar USD1 miliar pada pekan lalu, menurut data dari SoSoValue.
Jaringan Bitcoin terkena eksploitasi senilai USD320 juta
Liquid Network yang terhubung dengan Bitcoin menghentikan transaksi baru setelah bitcoin senilai sekitar USD320 juta ditarik dari dompet federasinya akibat eksploitasi keamanan. Hal ini memicu kekhawatiran baru terkait infrastruktur aset digital.Sekitar 4.000 dari total kurang lebih 4.200 bitcoin yang tersimpan di dompet tersebut telah diambil, demikian pernyataan Liquid Network dalam sebuah unggahan di X. Penarikan tersebut dilakukan melalui SideSwap, sebuah platform penyelesaian yang diberi wewenang untuk memfasilitasi transaksi di jaringan tersebut.
Pihak jaringan menyatakan pelaku yang bertanggung jawab menyebut diri mereka sebagai "pihak yang mengaku sebagai peretas white-hat" (peretas etis), meskipun identitas dan tujuan mereka masih belum jelas.
Sejumlah bursa juga telah menangguhkan layanan deposit dan penarikan yang melibatkan token LBTC (token Liquid yang terhubung dengan bitcoin) selama insiden ini diselidiki.
Harga altcoin melemah
Sebagian besar altcoin mengalami penurunan dalam perdagangan yang bergerak terbatas pada Senin di tengah sentimen pasar yang berhati-hati. Mata uang kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum, naik 0,2 persen menjadi USD2.499,78.Mata uang kripto terbesar ketiga di dunia, XRP, turun 0,79 persen menjadi USD1,4053. Solana turun tipis 1,1 persen, sementara Cardano naik 1,1 persen, dan BNB turun 0,79 persen. Di antara token meme, Dogecoin naik 1,3 persen.