Prabowo: Hukum Tidak Boleh Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.

Prabowo: Hukum Tidak Boleh Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Gabriella Thesa Widiari • 1 July 2026 11:13

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum. Sehingga, hukum harus dihormati, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu dan merugikan yang lemah. 

"Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang,"  kata Prabowo dalam pidatonya di Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026. 
 


Dia menegaskan, hukum juga tak boleh dimanfaatkan sebagai alat balas dendam politik. Sehingga menyebabkan adanya kriminalisasi. 

"Tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum," tegas Prabowo. 


Ilustrasi. Foto: dok. Medcom.

Mantan menteri pertahanan (menhan) itu mengingatkan agar hukum menjadi pelindung bagi rakyat. Terutama bagi masyarakat yang lemah. 

"Saya tekankan kembali, rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo secara khusus berpesan kepada institusi Polri agar terus memperbaiki diri. Dia mengingatkan Korps Bhayangkara harus hadir membantu rakyat. 

(Gabriella Thesa Widiari)