Ilustrasi apel pasukan menjelang perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Metrotvnews.com/Alvi
Kawal Aspirasi May Day 2026, Polda Metro Kerahkan 6.678 Personel Gabungan
Siti Yona Hukmana • 1 May 2026 10:31
Jakarta: Sebanyak 6.678 personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disiagakan di kawasan Gedung DPR/MPR RI untuk mengawal aksi peringatan Hari Buruh atau May Day, Jumat, 1 Mei 2026. Pengamanan berlapis ini dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi dari sekitar 5.000 massa berjalan kondusif.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis tanpa penggunaan senjata api dalam bentuk apa pun selama melayani massa aksi. Hal ini dilakukan demi menjaga muruah institusi sekaligus menjamin keselamatan warga maupun peserta unjuk rasa yang mulai memadati area Senayan sejak pagi hari.
"Para personel harus mengedepankan tindakan persuasif, tidak ada penggunaan senjata api dalam bentuk apapun. Saya minta setelah ini nanti cek and recheck kembali, jangan sampai ada senjata api yang terbawa," kata Wakapolda Metro Jaya saat memimpin apel kesiapan pengamanan, Jumat, 1 Mei 2026.
Baca Juga :
Aspirasi Buruh di May Day 2026: Pengesahan RUU Ketenagakerjaan hingga Tarif Ojol 10 Persen
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menyatakan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang berniat menciptakan keonaran atau memprovokasi massa buruh dan mahasiswa. Langkah tegas akan diambil bagi siapa pun yang melanggar ketentuan hukum.

Personel Polri bersiap mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
“Kalau kelompok-kelompok perusuh, kita sama-sama tidak akan memberi ruang di wilayah DKI Jakarta pada perusuh. Tim Satgas, tim tindak dari penegakan hukum akan bekerja untuk meminimalisir ataupun mengamankan orang-orang yang membuat rusuh," ujar Budi.
Sebanyak 5.000 massa aksi yang berasal dari wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat diprediksi mulai berkumpul di depan TVRI pada pukul 10.00 WIB sebelum melakukan long march menuju gerbang utama DPR. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari ruas jalan Gatot Subroto arah Slipi, guna mengantisipasi kepadatan volume kendaraan dan orang di sekitar lokasi unjuk rasa.
(M. Iqbal Sidiq)