Polda Metro Bongkar Modus Kelompok Terduga Perusuh Mobilisasi Pelajar ke Jakarta

Polda Metro Jaya menyita puluhan senjata tajam, molotov, dan airsoft gun dari terduga penunggang penyampaian aspirasi. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Polda Metro Bongkar Modus Kelompok Terduga Perusuh Mobilisasi Pelajar ke Jakarta

Muhammad Adyatma Damardjati • 27 August 2026 13:32

Jakarta: Polda Metro Jaya membongkar taktik rekrutmen jaringan perusuh yang sengaja menargetkan kalangan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah. Mereka direkrut untuk memicu kekacauan di tengah aksi penyampaian aspirasi.

"Asalnya itu dari berbagai wilayah seperti Bandung, Bogor, Bekasi, Tangerang, Depok dan sekitarnya yang berkumpul jadi satu di satu tempat di wilayah Jakarta Timur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
 


Satuan Tugas Penegakan Hukum mengamankan puluhan terduga pelaku yang bersembunyi di kawasan Jakarta Timur. Dari hasil penindakan, kelompok yang terafiliasi dengan jaringan anarko tersebut sengaja memobilisasi massa usia muda dari kawasan aglomerasi hingga luar provinsi menuju Jakarta.

Selain penggerakan fisik di lapangan, penyidik melacak pergerakan kelompok ini yang dikendalikan melalui ruang siber lintas pulau. Tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menangkap seorang pelaku di Sumatra Utara yang berperan menyebarkan instruksi pembuatan alat kekerasan secara digital.

"Terkait seorang berinisial PMNP ini diamankan di Sumatra Utara. Unggahan provokasi menggunakan barcode digunakan untuk mengajak dan menyebarkan cara pembuatan bom molotov," jelas Budi.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Foto: Dok. Metro TV.

Budi menegaskan penggunaan kode barcode tersebut menjadi bukti kuat adanya konsolidasi yang terstruktur dan masif. Konsolidasi sebelum hari aksi penyampaian aspirasi berlangsung.

"Dari unggahan itu, terindikasi ada implikasinya dengan kaitan temuan barang bukti kita pada hari ini," ucap Budi.

(Fachri Audhia Hafiez)