Ilustrasi. dok Pexels.
5 Rekomendasi Jajanan Nostalgia Nusantara untuk Rayakan Kemerdekaan
Arga Sumantri • 13 August 2026 09:53
Jakarta: Menjelang Hari Kemerdekaan, jajanan tradisional Nusantara kembali menjadi bagian dari suasana perayaan. Cita rasanya yang khas juga membawa kembali kenangan masa kecil.
Jajanan seperti serabi, kue jadul, hingga es goyang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara. Setiap makanan memiliki bahan, cara pengolahan, dan cita rasa yang berbeda sesuai daerah asalnya.
Bagi yang ingin bernostalgia dengan jajanan tradisional, ada sejumlah pilihan yang bisa masuk daftar pilihan.
5 Rekomendasi Jajanan Nostalgia Nusantara
1. Cempedak Goreng Ci Lina
Berawal dari kawasan Glodok, Jakarta, Cempedak Goreng Ci Lina telah dikenal sebagai jajanan legendaris sejak 1997. Buah cempedak segar dibalut adonan tepung lalu digoreng hingga renyah, menghasilkan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma khas cempedak.2. Serabi Solo
Kalau mencari jajanan dengan tekstur lembut dan rasa gurih, Serabi Solo bisa menjadi pilihan. Jajanan khas Solo, Jawa Tengah, ini dibuat dari tepung beras dan santan, dengan bagian pinggir yang sedikit garing serta rasa manis yang ringan.
Ilustrasi. Foto: Pexels.
3. Aneka Kue Jadul
Kenangan jajanan masa kecil juga hadir lewat aneka kue jadul seperti kue talam, putu, nagasari, dan kue lapis. Bahan seperti tepung beras, tepung tapioka, santan, dan gula menghasilkan tekstur yang beragam, mulai dari lembut hingga kenyal dengan cita rasa manis dan gurih.4. Es Goyang Kampung
Di tengah pilihan jajanan tradisional, Es Goyang Kampung menawarkan sensasi yang lebih menyegarkan. Jajanan yang populer di Jakarta ini dibuat dari campuran santan, gula, dan bahan perasa, kemudian dibekukan dengan cara digoyang hingga menghasilkan es bertekstur lembut dan rasa manis.5. Es Podeng Daplun
Menutup deretan jajanan nostalgia, Es Podeng Daplun hadir dengan sajian yang kaya rasa dan tekstur. Es podeng dipadukan dengan roti tawar, alpukat, kelapa muda, serta aneka taburan sehingga menghasilkan perpaduan manis, gurih, dan segar dalam satu sajian.Beragam jajanan tersebut menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya soal rasa, tetapi juga membawa cerita dan kenangan dari daerah asalnya. Nuansa tersebut dapat ditemui dalam Kampung Legendaris yang kembali digelar untuk menyambut semangat kemerdekaan.
(Angel Rinella)