Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir. Foto- ANTARA/HO-Polri
Polri: Seluruh Tahanan di Rutan Bareskrim Negatif Narkoba
Achmad Zulfikar Fazli • 12 August 2026 13:21
Jakarta: Polri menepis isu adanya peredaran narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Seluruh tahanan sudah menjalani pemeriksaan dan tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba.
“Seluruh tahanan sudah dilakukan tes narkoba, khususnya mereka yang terkait perkara narkotika. Hasilnya semuanya negatif,” ujar Kabid Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Johnny mengatakan Polri tidak mengabaikan informasi yang beredar soal peredaran narkoba. Informasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan dan memperbaiki tata kelola Rutan Bareskrim.
Pihaknya juga telah melakukan inspeksi dan razia mendadak di Rutan Bareskrim Polri. Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran dalam pengelolaan dan pengawasan tahanan.
Namun, dugaan pelanggaran tersebut terkait adanya petugas yang memberikan kesempatan kepada keluarga tahanan untuk melakukan kunjungan atau membesuk di luar jadwal. Petugas juga memberikan pelayanan kepada tahanan dengan menyediakan tempat atau dapur untuk membuat makanan dan kopi.
Terkait temuan dugaan pelanggaran itu, Polri telah mengambil langkah internal. Mereka telah menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
“Tentu setiap pelanggaran harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Johnny.

Ilustrasi Gedung Bareskrim Polri. Dok. Istimewa
Selain penegakan disiplin terhadap petugas, pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke ruang tahanan, pelaksanaan jam kunjungan, serta kepatuhan terhadap prosedur penjagaan akan diperketat.
“Setiap temuan akan kami tindak lanjuti untuk memperbaiki pelaksanaan tugas penjagaan dan memastikan pengelolaan tahanan berjalan sesuai aturan,” kata Johnny.
Dia menegaskan Polri berkomitmen melakukan pembenahan secara terbuka. Pihaknya juga tidak menoleransi pelanggaran yang dilakukan petugas maupun tahanan.
“Prinsipnya, kalau memang ada pelanggaran, kami akui dan kami perbaiki,” ujar Johnny.