Kabupaten Madiun menerima penghargaan terbaik pertama kategori Creative Financing pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. (Foto: Dok. Metro TV)
Kemendagri Umumkan Kabupaten Terbaik Jawa-Bali 2026, Pemenang Kantongi Apresiasi hingga Rp3 Miliar
Patrick Pinaria • 5 June 2026 16:15
Yogyakarta: Sejumlah pemerintah kabupaten di wilayah Jawa dan Bali meraih penghargaan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai aspek pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Melalui empat kategori penilaian, yakni Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penurunan Tingkat Pengangguran, pemerintah kabupaten menunjukkan berbagai upaya dan inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan di daerah masing-masing.
Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Kabupaten Tabanan meraih penghargaan terbaik ketiga dan menerima apresiasi sebesar Rp1 miliar. Kabupaten Gianyar menempati posisi terbaik kedua dengan apresiasi Rp2 miliar. Sementara Kabupaten Badung berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dan memperoleh apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Dalam kategori Creative Financing, Kabupaten Gianyar kembali meraih penghargaan, kali ini sebagai penerima terbaik ketiga dengan apresiasi Rp1 miliar. Kabupaten Sleman memperoleh penghargaan terbaik kedua dengan apresiasi sebesar Rp2 miliar, sedangkan Kabupaten Madiun menjadi penerima penghargaan terbaik pertama dan memperoleh apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Pada kategori Pengendalian Inflasi, Kabupaten Majalengka meraih penghargaan terbaik ketiga dan menerima apresiasi sebesar Rp1 miliar. Kabupaten Sukoharjo memperoleh penghargaan terbaik kedua dengan apresiasi Rp2 miliar. Adapun penghargaan terbaik pertama diberikan kepada Kabupaten Garut yang menerima apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Baca Juga:
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali |
Sementara itu, pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, Kabupaten Jombang meraih penghargaan terbaik ketiga dengan apresiasi Rp1 miliar. Kabupaten Pacitan menempati posisi terbaik kedua dengan apresiasi sebesar Rp2 miliar. Kabupaten Kulon Progo berhasil menjadi penerima penghargaan terbaik pertama dan memperoleh apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah merupakan bentuk pengakuan atas berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian yang diraih daerah harus dimaknai sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
"Prestasi adalah titik pijak, bukan titik akhir. Penghargaan malam ini bukan penanda berakhirnya tugas, melainkan penegasan bahwa tanggung jawab yang lebih besar sedang menanti," kata Sri Sultan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan data yang objektif dan terukur. Melalui apresiasi tersebut, pemerintah ingin mendorong lahirnya iklim kompetisi yang sehat antardaerah.
"Kita berikan reward kepada rekan-rekan atas kinerjanya. Harapannya ada timbul iklim kompetisi dan juga semangat saling bersaing sehat," ujar Tito.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menilai capaian yang diraih para pemenang menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur pemerintah daerah yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
"Ini adalah titik start kita untuk memperbaiki, mempertahankan dan mengembangkan hal-hal yang sudah dicapai pada hari ini," kata Djamari.
Kemendagri berharap berbagai praktik baik yang dilakukan pemerintah kabupaten dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di daerah.