Kemendagri Gelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Yogyakarta. (Foto: Dok. Metro TV)

Kemendagri Gelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali

Patrick Pinaria • 5 June 2026 15:02

Yogyakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Ahmad Wiyagus, serta para kepala daerah dari wilayah Jawa dan Bali.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja nyata pemerintah daerah yang berhasil menghadirkan perubahan bagi masyarakat.

"Kita hidup di era di mana kinerja pemerintahan tidak lagi cukup diukur dari niat yang baik, tetapi dari hasil yang sungguh dirasakan oleh masyarakatnya. Dalam konteks itulah, penghargaan malam ini memiliki makna. Ia bukan sekadar apresiasi simbolik, melainkan konfirmasi bahwa kebijakan yang tepat ketika dilaksanakan dengan kesungguhan dapat menghasilkan perubahan yang terukur dalam kehidupan nyata," kata Sri Sultan dalam tayangan Special Event di Metro TV, Kamis, 4 Juni 2026.


Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. (Foto: Dok. Metro TV)

Menurutnya, penghargaan yang diberikan bukanlah akhir dari perjalanan pembangunan daerah. Prestasi yang diraih harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Ukuran terdalam dari prestasi pemerintahan tidak berhenti pada piagam penghargaan, melainkan pada harga yang lebih terkendali, kesempatan kerja yang lebih terbuka, kemiskinan yang semakin berkurang, dan anak-anak yang tumbuh lebih sehat," ujarnya.

Presiden Direktur Metro TV Arief Suditomo mengatakan ajang apresiasi tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas berbagai inovasi dan kerja nyata pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Menurut Arief, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

"Kita melihat banyak pemerintah daerah yang terus bergerak mencari solusi bagi masyarakat, mulai dari menjaga stabilitas harga, membuka lapangan kerja, menurunkan stunting dan kemiskinan, hingga menghadirkan beragam terobosan dalam hal melakukan pembiayaan pembangunan di daerahnya masing-masing," kata Arief.
 

Baca Juga:

Perkuat Pembangunan Daerah, Kemendagri Dorong Inovasi Creative Financing


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa program apresiasi kepala daerah dilaksanakan secara regional agar memberikan kesempatan yang lebih setara bagi seluruh daerah untuk berkompetisi.

Menurut Tito, penghargaan diberikan berdasarkan data objektif yang bersumber dari BPS dengan empat kategori penilaian, yakni penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, serta creative financing.

"Malam ini acara apresiasi atas kinerja kepala daerah yang kita laksanakan di enam region. Kita tidak lagi melakukan iklim kompetitif tingkat nasional agar daerah kecil tidak kalah dengan daerah besar karena kemampuan fiskalnya," kata Tito.

Ia menjelaskan pemerintah memberikan insentif fiskal kepada para pemenang, yakni Rp3 miliar untuk peringkat pertama, Rp2 miliar untuk peringkat kedua, dan Rp1 miliar untuk peringkat ketiga di setiap kategori.


Suasana Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar di Yogyakarta. (Foto: Dok. Metro TV)

Tito berharap penghargaan tersebut dapat mendorong iklim kompetisi yang sehat antardaerah sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih pemerintah daerah.

"Kita berikan reward kepada rekan-rekan atas kinerjanya. Kita harapkan timbul iklim kompetisi dan juga semangat saling bersaing secara sehat," ujarnya.

Menutup acara, Menko Polkam Djamari Chaniago mengingatkan bahwa penghargaan yang diraih merupakan awal untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan
pelayanan kepada masyarakat.

"Ini adalah titik start kita untuk memperbaiki, mempertahankan, dan mengembangkan hal-hal yang sudah dicapai pada hari ini. Semoga kita bisa terus meningkatkan itu demi kepentingan bangsa dan negara," kata Djamari.

(Rosa Anggreati)