Munas VIII PSMTI Jadi Momentum Meneguhkan Harmoni Kebinekaan

Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta. Dok. Istimewa

Munas VIII PSMTI Jadi Momentum Meneguhkan Harmoni Kebinekaan

Achmad Zulfikar Fazli • 5 September 2026 17:43

Jakarta: Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyelenggarakan rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Jakarta pada 4-6 September 2026. Forum tertinggi ini menjadi momentum meneguhkan harmoni kebinekaan.

Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta, menegaskan gelaran Munas VIII merupakan sarana strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi kinerja organisasi. Pihaknya terus berupaya memperkuat konsolidasi internal, mendengarkan masukan pengurus daerah, mengevaluasi kinerja organisasi, serta memperluas kontribusi sosial PSMTI bagi bangsa.

"PSMTI hadir sebagai rumah besar yang senantiasa menjaga toleransi, merawat kebinekaan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Munas VIII ini bertujuan mengevaluasi kinerja serta menyerap masukan konstruktif dari seluruh pengurus dan anggota di daerah. Kami berharap keberadaan PSMTI semakin dikenal luas dan memberi dampak positif menuju Indonesia Emas 2045," ujar Wilianto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 September 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Kantor Sekretariat PSMTI Pusat, Equity Tower, Jakarta, pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan dewan, pengurus pusat, serta Ketua Pengurus Daerah dari seluruh provinsi se-Indonesia.

Selain Munas VIII PSMTI, Musyawarah Nasional Perwanti-PSMTI Pertama diselenggarakan sebagai bentuk penguatan peran perempuan di tubuh organisasi.

Puncak perhelatan hari pertama ditandai dengan Opening Ceremony dan Welcome Dinner di RedTop Hotel, Jakarta, yang dibuka Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Acara tersebut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyelenggarakan rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Jakarta pada 4-6 September 2026. Dok. Istimewa
 

Sesi sidang pleno dan musyawarah pada hari kedua, Sabtu, 5 September 2026, semakin kuat dengan kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, mantan Panglima Jenderal (Purn) Moeldoko, mantan KSP Letjen (Purn) A.M. Putranto, beserta sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara lainnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan pada Minggu, 6 September 2026, PSMTI akan menyelenggarakan Charity Walk Gerak Bersama PSMTI yang dipusatkan di Bundaran HI, Jakarta. Kegiatan jalan sehat dan aksi sosial ini bakal dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo beserta jajaran pemerintah daerah dan ribuan peserta dari masyarakat umum.

Ketua Panitia Munas VIII PSMTI, Peng Suyoto, mengapresiasi antusiasme seluruh utusan yang hadir dari berbagai penjuru Tanah Air, mencakup 30 provinsi serta 310 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Kehadiran tokoh-tokoh nasional serta utusan 310 kabupaten/kota menjadi bukti nyata soliditas PSMTI untuk terus bergerak bersama masyarakat," ungkap Peng Suyoto.

(Achmad Zulfikar Fazli)