Ketoprak Cirebon Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Ilustrasi ketoprak. (Dokumentasi/ Kemenpar)

Ketoprak Cirebon Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Silvana Febiari • 22 September 2026 19:21

Cirebon: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengusulkan ketoprak sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) untuk memperluas promosi kuliner khas daerah. Saat ini, pihaknya menyiapkan data dan kajian sebagai bagian dari proses pengusulan.

"Ketoprak kami siapkan untuk diusulkan sebagai WBTb. Data pendukungnya sekarang sedang ditelusuri bersama akademisi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC)," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Fajar Sutresno, dilansir dari Antara, Selasa, 22 September 2026. 

Kajian bersama akademisi tersebut mencakup penelusuran sejarah dan karakter ketoprak yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Cirebon. Kelengkapan data menjadi dasar sebelum pengajuan dilakukan sehingga identitas kuliner tersebut dapat terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
 


Pengakuan sebagai WBTb nantinya dapat memperkuat promosi ketoprak Cirebon. Promosi tersebut diharapkan memperkenalkan kuliner khas itu kepada masyarakat di luar daerah.

"Ketoprak Cirebon punya ciri yang mudah dikenali, salah satunya dari bahan utamanya. Di sini yang digunakan adalah lontong, sedangkan di beberapa daerah lain lebih banyak memakai ketupat," ujarnya.

Karakter tersebut menjadi salah satu aspek yang dikaji karena ketoprak telah lama menjadi bagian dari kuliner masyarakat Cirebon. Kuliner ini juga berkembang melalui usaha pedagang di berbagai wilayah.

Fajar mengatakan ketoprak menyebar ke luar Cirebon seiring warga setempat merantau dan membawa keterampilan membuatnya. Pengusulan WBTb diharapkan dapat mengenalkan kekhasan ketoprak Cirebon sekaligus mendukung promosi kuliner sebagai daya tarik pariwisata.

Fajar juga mengungkap, kuliner menjadi salah satu modal Kabupaten Cirebon, dalam menarik wisatawan. Sebab, makanan khas dapat melengkapi pengalaman wisata sekaligus mengenalkan karakter daerah.


Pedagang saat menyiapkan menu ketoprak untuk konsumen di Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 22 September 2026. ANTARA/Fathnur Rohman.


Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1,2 juta orang atau naik dibandingkan 2024 yang berada di kisaran 1,1 juta orang.

“Pertumbuhan kunjungan tersebut menjadi peluang untuk mengenalkan lebih banyak produk budaya dan kuliner lokal kepada wisatawan yang datang ke Kabupaten Cirebon,” ucap dia.

(Silvana Febiari)