Mobil listrik, Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
5 Tips Mudik Aman Menggunakan Kendaraan Listrik, Perhatikan Baterai dan SPKLU!
Putri Purnama Sari • 12 March 2026 14:23
Jakarta: Menjelang akhir Ramadan dan perayaan Hari Raya Idulfitri 2026, masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk perjalanan yang aman dan nyaman adalah kesiapan kendaraan, termasuk bagi pengguna kendaraan listrik.
Mudik menggunakan kendaraan listrik memang semakin populer seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik di Indonesia. Selain lebih ramah lingkungan karena tidak bergantung pada bahan bakar minyak, kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien dari sisi energi.
Namun, sebagian masyarakat masih merasa khawatir menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh, terutama terkait daya tahan baterai dan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute perjalanan.
Selama musim mudik, potensi kemacetan yang tinggi juga bisa memengaruhi perencanaan perjalanan. Oleh karena itu, pengguna kendaraan listrik perlu melakukan persiapan dengan matang agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar.
Tips Mudik Aman Menggunakaan Kendaraan Listrik
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan pengguna kendaraan listrik sebelum melakukan perjalanan mudik.1. Periksa Tekanan Angin Ban Sebelum Berangkat
Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai perjalanan adalah memeriksa tekanan angin ban kendaraan. Tekanan ban yang sesuai dapat membantu menjaga efisiensi energi serta memastikan performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan.
Hal ini juga penting bagi pemudik yang membawa banyak barang bawaan. Jika beban kendaraan bertambah, terutama di bagian belakang, pengendara disarankan untuk menyesuaikan tekanan ban agar tetap stabil dan aman.
2. Riset Lokasi SPKLU di Sepanjang Rute
Sebelum berangkat, pengguna kendaraan listrik sebaiknya melakukan riset mengenai lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang rute perjalanan.
Mengetahui titik-titik pengisian daya dapat membantu pengendara merencanakan waktu berhenti untuk mengisi daya baterai. Jika jumlah SPKLU di rute utama terbatas, pengendara juga disarankan untuk mencari lokasi alternatif terdekat sebagai cadangan.
Perencanaan ini penting untuk menghindari kehabisan daya baterai di tengah perjalanan.
3. Atur Gaya Berkendara Agar Hemat Energi
Cara berkendara juga berpengaruh terhadap konsumsi energi kendaraan listrik, terutama saat melakukan perjalanan jauh.Mobil listrik umumnya lebih efisien ketika dikendarai dengan kecepatan stabil dan tidak terlalu tinggi. Berkendara dengan kecepatan tinggi dapat meningkatkan konsumsi energi karena hambatan udara yang lebih besar.
Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk menghindari akselerasi mendadak atau pengereman yang terlalu keras. Mengemudi dengan gaya yang lebih halus dapat membantu menjaga daya baterai agar lebih awet selama perjalanan.
Baca Juga :
4. Pastikan Baterai Terisi Optimal
Sebelum memulai perjalanan mudik, pastikan baterai kendaraan listrik telah terisi dengan optimal. Jika memungkinkan, lakukan pengisian daya hingga kapasitas yang cukup untuk menempuh jarak menuju titik pengisian berikutnya.
Langkah ini penting untuk mengantisipasi kondisi lalu lintas yang padat atau antrean di SPKLU selama musim mudik.
5. Rencanakan Perjalanan dengan Matang
Perjalanan mudik dengan kendaraan listrik memerlukan perencanaan yang lebih matang dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Selain memperhatikan kondisi kendaraan, pengendara juga perlu mempertimbangkan rute perjalanan, lokasi SPKLU, serta waktu tempuh yang realistis.
Dengan persiapan yang baik, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik tetap dapat berlangsung aman, nyaman, dan efisien.
(Odetta Aisha Amrullah)