Menkeu: Keuangan Negara Harus Adaptif Hadapi Dinamika Global

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.

Menkeu: Keuangan Negara Harus Adaptif Hadapi Dinamika Global

Ade Hapsari Lestarini • 28 July 2026 18:47

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengelolaan keuangan negara dijalankan secara lincah agar tetap adaptif, responsif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika global.

Dalam konteks itu, ia menekankan peran Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) yang menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

"Peran DJPb bukan hanya mencatat angka, tetapi mengubahnya menjadi layanan, pembangunan, dan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Purbaya dalam Forum Strategis Nasional Penataan Organisasi DJPb Tahun 2026 yang dikutip dari keterangan tertulis, dilansir Antara, Selasa, 28 Juli 2026.

Menkeu menyebut peran DJPb juga turut memastikan likuiditas sistem perbankan serta mendukung keberlanjutan pembangunan nasional. Ia mencontohkan bagaimana langkah pengalihan dana dari Bank Indonesia ke perbankan mampu mengembalikan likuiditas sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bendahara negara juga menegaskan pengalaman strategis DJPb dalam mengelola arus kas negara harus terus dicatat dan dijadikan pengetahuan institusional agar dapat menjadi acuan menghadapi tantangan di masa depan.


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
 

 

Penataan organisasi DJPb meningkatkan efisiensi


Lebih lanjut, Menkeu menekankan penataan organisasi DJPb bukan sekadar pemindahan struktur, melainkan upaya untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat proses kerja, dan memperjelas arah tanggung jawab.

DJPb diharapkan terus mengembangkan sistem early warning untuk memantau kondisi ekonomi dan keuangan, sehingga mampu memberikan respons cepat terhadap potensi risiko.

Menkeu juga mengingatkan, kebijakan fiskal harus dijalankan dengan penuh integritas dan disiplin, serta tidak boleh mengabaikan aturan. Inovasi dalam pengelolaan keuangan negara harus selalu ditopang oleh pengetahuan, kemampuan, dan komitmen yang kuat.

"DJPb diharapkan semakin siap menjadi institusi modern yang mampu menjawab kebutuhan negara, menjaga stabilitas fiskal, dan mendukung pembangunan menuju Indonesia Maju," tutur Menkeu.

(Ade Hapsari Lestarini)