Pemerintah Kabupaten Klungkung mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menekan angka kemiskinan sepanjang 2025. Foto: Dok. Istimewa.
Kemiskinan di Klungkung Menurun
Fachri Audhia Hafiez • 21 April 2026 07:30
Jakarta: Pemerintah Kabupaten Klungkung mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menekan angka kemiskinan sepanjang 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut kini berada di titik terendah dalam lima tahun terakhir, yakni di bawah 10 ribu jiwa atau sekitar 5 persen dari total populasi.
"Memori pandemi mengajarkan kita untuk tidak hanya mengejar pariwisata dan melupakan pertanian. Astungkara, di tahun 2025 kedua sektor ini mampu tumbuh beriringan. Di era sekarang, kompetisi bukan lagi tentang yang besar menelan yang kecil, tapi bagaimana yang cepat dapat mengungguli yang lambat," tegas Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menerima audiensi BPS di Klungkung, Senin, 20 April 2026.
Penurunan angka kemiskinan ini berbanding lurus dengan capaian ekonomi makro Klungkung yang menunjukkan performa baik. Nilai PDRB harga berlaku Klungkung tercatat menembus Rp12 triliun, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,67 persen.
Selain kemiskinan, Klungkung juga berhasil menempati posisi kedua terendah untuk persentase pengangguran di seluruh Provinsi Bali.

Ilustrasi. Foto: Freepik.com.
Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita, menjelaskan bahwa kesejahteraan setiap individu di Klungkung meningkat lebih cepat dibanding wilayah lain di Bali. Hal ini terlihat dari pertumbuhan PDRB per kapita yang mencapai 5,39 persen, melampaui rata-rata provinsi yang berada di angka 5,16 persen.
Kombinasi antara sektor transportasi yang tumbuh di atas 13 persen serta penguatan sektor pertanian, khususnya sebagai produsen utama rumput laut, menjadi pilar utama yang mendongkrak ekonomi warga.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga laju positif ini guna mempertahankan daya saing regional serta memperluas lapangan kerja bagi seluruh masyarakat.