Juru bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Metrotvnews.com/Candra.
Rasuah Iklan, KPK Ulik Mekanisme Pengadaan dari Pegawai Cipta Karya Sukses Bersama
Candra Yuri Nuralam • 27 February 2026 12:53
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan rasuah terkait pengadaan iklan. Pegawai PT Cipta Karya Sukses Bersama Rahmadanti Dewi Rizqiani (RDR) diperiksa penyidik pada Kamis, 26 Februari 2026.
"Saksi dimintai keterangan soal pengetahuannya mengenai proses dan mekanisme pengadaan yang dilakukan," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jumat, 27 Februari 2026.
Budi enggan memerinci jawaban Rahmadanti. Informasi detil baru dibuka dalam persidangan.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ucap Budi.
"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.
RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.
"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.

Gedung KPK. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
Tiga pihak tersebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah, yang tengah diusut KPK.
KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.
“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi.