Penemuan artefak bersejarah dari Eropa ditemukan dalam proyek PT MRT Jakarta (Perseroda) di Galeri MRT Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Tim Ahli Temukan Lebih 4 Ribu Artefak di Proyek MRT Jakarta Fase 2A
Anggi Tondi Martaon • 15 October 2026 18:32
Jakarta: Tim ahli arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A menemukan lebih dari 4.000 artefak dan temuan bersejarah selama proses pembangunan jalur Bundaran Hotel Indonesia-Kota. Termasuk keramik dari sejumlah negara.
"Kalau ngomong di atas 4.000-an, ya pasti lebih,” kata Tim Ahli Arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A sekaligus Anggota Tenaga Ahli Cagar Budaya Nasional Junus Satria Atmodjo dikutip dari Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
Junus mengatakan jumlah temuan terus bertambah seiring berlangsungnya pekerjaan konstruksi. Temuan tersebut mencakup struktur saluran air terakota, cerucuk yang berkaitan dengan dinding sungai, serta artefak lepas seperti keramik.
“Karena kan tiap hari nambah. Setiap kali kita mengangkat cerucuk baru, papan baru dari kanal, itu kan datanya selalu bertambah," ungkap Junus.
Menurut dia, keramik yang ditemukan menunjukkan adanya hubungan perdagangan antara Indonesia dan negara lain, termasuk Jepang, Tiongkok, Vietnam, Thailand, dan Kamboja.
Junus menjelaskan sekitar 200 benda pernah dibawa untuk dipamerkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang. Meski jumlahnya terbatas, koleksi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Junus mengatakan analisis dan perbandingan terhadap benda-benda tersebut dapat membantu mengungkap jalur perdagangan laut yang menghubungkan berbagai wilayah Asia pada masa lampau.

Proyek pembangunan MRT. Foto: Antara.
Junus menambahkan, temuan arkeologi tersebut bisa membantu masyarakat memahami sejarah Indonesia melalui bukti material, sekaligus menunjukkan bahwa kawasan Nusantara telah terhubung dengan jaringan perdagangan internasional sejak masa lalu.
Sementara itu, Project Management for Construction 2 MRT Jakarta Indra Gunawan mengatakan temuan-temuan tersebut akan melalui proses kurasi sebelum ditampilkan kepada publik. Galeri yang direncanakan berada di Stasiun Jakarta Kota itu akan menjadi ruang untuk memperkenalkan temuan bersejarah kepada pengguna MRT dan masyarakat.
Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai 65,10 persen per 25 September 2026, dengan target penyelesaian segmen Bundaran HI-Harmoni pada 2027 dan segmen Harmoni-Kota pada 2029.