Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. (Instagram: roysiahaan93)
Sepak Terjang Brigjen Roy Hardi Siahaan, Ringkus Sindikat Narkoba Kini Jabat Kapolda Jateng
Lukman Diah Sari • 5 October 2026 17:32
Semarang: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan besar di tubuh Korps Bhayangkara pada awal Oktober 2026. Salah satu perwira yang mendapat promosi yakni Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, yang resmi ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah.
Penunjukan Brigjen Roy Hardi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Brigjen Roy Hardi menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang dipromosikan menjadi Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.
Sepak Terjang Menumpas Jaringan Narkoba
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 ini sempat mengabdikan diri di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN). Terakhir, ia menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dirdakjar) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemberantasan BNN.Dalam pemberantasan jaringan narkoba, Brigjen Roy memimpin intelijen gabungan lintas negara ke Kamboja untuk menangkap Dewi Astutik alias Mami pada 2025. Tersangka merupakan gembong jaringan internasional asal Jawa Timur yang menjadi aktor intelektual di balik penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Selat Malaka. Bukan cuma itu, pria kelahiran Medan, Sumatra Utara, 16 Februari 1970 ini juga memimpin operasi penangkapan terhadap kelompok Muhammad Ridwan alias Bos Gendut, buronan utama peredaran 98 kilogram ganja dan tembakau gorila di Jakarta Utara pada Agustus 2026. Dalam penangkapan tersebut, diwarnai perlawanan sengit berupa lemparan batu dan petasan dari kelompok Bos Gendut. Tapi, tim BNN berhasil menangkap tersangka beserta aset mewah seperti mobil BMW, Vespa, uang tunai, hingga senjata api.
Profil dan Riwayat Jabatan
- Berikut adalah rekam jejak jabatannya sebelum memimpin Polda Jateng:
- Kanit IV Sat Ops I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat
- Kasat Reskrim Polrestabes Medan
- Kasat Reskrim Polwiltabes/Polrestabes Semarang (Menangani kasus Syekh Puji, 2009)
- Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Bengkulu
- Kepala BNN Provinsi Maluku Utara (2020)
- Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah (2021)
- Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI (2022)
- Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dirdakjar) Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI (Juni 2023 – Oktober 2026)
- Plt. Deputi Pemberantasan BNN RI
- Kapolda Jawa Tengah (2 Oktober 2026 – Sekarang)