Pemkab Bekasi Izin Kemendagri Perbaiki Infrastruktur Terdampak Banjir

RSUD Kabupaten Bekasi di Jalan Raya Teuku Umar, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung turut tergenang saat musibah banjir pada pertengahan Januari 2026 lalu. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Pemkab Bekasi Izin Kemendagri Perbaiki Infrastruktur Terdampak Banjir

Silvana Febiari • 20 February 2026 09:25

Kabupaten Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengajukan izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan perubahan perencanaan kegiatan melalui skema pergeseran anggaran untuk mempercepat perbaikan infrastruktur terdampak banjir. Sejumlah infrstruktur rusak meliputi jalan, jembatan, dan sistem drainase.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan perbaikan kerusakan tersebut belum masuk dalam perencanaan anggaran pemerintah daerah sehingga memerlukan persetujuan dari Kemendagri.

"Makanya kami izin ke Kemendagri, karena ada perubahan dalam perencanaan penganggaran. Status saya juga masih Plt, jadi harus melalui prosedur ini juga," kata Asep, dikutip dari Antara, Jumat, 20 Februari 2026. 
 


Pemerintah daerah sudah melakukan pembahasan kebutuhan mendesak terkait perbaikan infrastruktur sebanyak dua kali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bekasi, sebelum memutuskan untuk mengajukan izin tersebut. Fokus utama adalah perbaikan jalan berlubang, terutama pada ruas jalan utama menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

"Kami fokus pada percepatan pembangunan, terutama perbaikan jalan berlubang, mengingat jalur di Kabupaten Bekasi menjadi akses mudik menjelang Idulfitri," ujarnya.


Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M

Asep mengaku berkenaan dengan statusnya selaku pelaksana tugas, maka setiap kebijakan yang akan diambil harus mendapatkan persetujuan dari Kemendagri demi kepentingan masyarakat.

"Tadi kami juga sudah rapat kembali. Selama dua hari ke depan, dinas-dinas teknis akan menyusun kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan percepatan. Senin depan, kami akan bersurat resmi ke Kemendagri untuk meminta persetujuan," katanya.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Bekasi sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas kembali dengan normal. Hal ini juga dapat mendukung kelancaran mobilitas pengguna jalan menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Pemkab Bekasi turut berkomitmen untuk terus memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam hal penanganan dampak bencana baik jangka pendek, menengah hingga jangka panjang," ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)