Dukcapil Jaksel Gelar Layanan 'Laksana Sultan' di SMKN 15 Jakarta

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan menggelar layanan jemput bola bertajuk "Laksana Sultan" di SMKN 15 Jakarta. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Dukcapil Jaksel Gelar Layanan 'Laksana Sultan' di SMKN 15 Jakarta

Aris Setya • 23 April 2026 15:28

Jakarta: Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan menggelar layanan jemput bola bertajuk "Laksana Sultan" di SMKN 15 Jakarta, Kebayoran Baru. Program ini bertujuan untuk mempercepat perekaman KTP-el bagi pelajar berusia 16 tahun dan pencetakan bagi siswa yang telah memasuki usia 17 tahun langsung di lingkungan sekolah.

"Selain perekaman bagi peserta didik, terdapat juga layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi guru serta konsultasi administrasi kependudukan lainnya," ujar Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Kebayoran Baru, Dwi Basuki, di Jakarta Selatan, Kamis, 23 April 2026.
 


Dwi menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk aksi proaktif pemerintah dalam mempermudah administrasi kependudukan. Dengan target sasaran sekitar 60 pelajar di SMKN 15 Jakarta, pihak Dukcapil juga memberikan kemudahan berupa pengantaran fisik KTP-el yang telah dicetak langsung ke sekolah.

"Kami berharap setiap sekolah dapat memanfaatkan layanan ini. Dengan demikian, saat pelajar genap berusia 17 tahun, mereka tidak perlu lagi melakukan perekaman di kantor kelurahan dan cukup mengambil KTP di sekolah," terangnya.

Selain urusan KTP fisik, layanan ini juga fokus pada transformasi digital melalui aktivasi IKD yang kini ditargetkan mencapai 30 persen di wilayah DKI Jakarta. Dwi menekankan pentingnya identitas digital karena layanan publik ke depan akan berbasis Satu Data yang terintegrasi secara nasional.

"Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan sosial, hingga layanan perbankan yang ke depan tidak lagi memerlukan KTP fisik," beber Dwi.
 
Kegiatan ini turut menggandeng PMI Jakarta Selatan untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi siswa dan guru. Staf Tata Usaha SMKN 15 Jakarta, Ahmad Mustopa, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai sangat efisien bagi para murid.

"Para murid tidak perlu lagi meluangkan waktu ke kantor kelurahan. Selain itu, KTP mereka juga diantarkan langsung ke sekolah. Harapan kami, kolaborasi ini dapat terus berlanjut," imbuh Ahmad Mustopa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)