Ilustrasi parkir liar. Foto: Dok. Media Indonesia.
Parkir Sembarangan di Sunter, Belasan Kendaraan Berakhir di Mobil Derek
Aris Setya • 23 April 2026 14:50
Jakarta: Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara mengintensifkan pengawasan dan penertiban parkir liar di sepanjang Jalan Danau Sunter Barat, Tanjung Priok. Langkah tegas ini diambil menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan okupasi trotoar oleh kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.
"Kami menerima laporan masyarakat terkait adanya parkir liar di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang dinilai mengganggu arus lalu lintas serta hak pejalan kaki. Kami sudah turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan itu," ujar Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional LLAJ Sudinhub Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra dalam keterangannya, Kamis, 23 April 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas mengangkut delapan kendaraan roda dua dan menderek lima unit mobil ke Kantor Sudinhub Jakarta Utara. Selain itu, puluhan kendaraan lainnya dijatuhi sanksi cabut pentil sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.
Yulza menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara rutin dengan menempatkan personel di titik-titik rawan. Sudinhub juga berencana berkoordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk mencari solusi jangka panjang berupa penyediaan kantong parkir tambahan.
"Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif. Namun, jika pelanggaran masih ditemukan, kami tidak akan ragu untuk menindak kembali sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi kendaraan yang diangkut, pemilik dapat mengambil kendaraannya di kantor kami dengan membawa dokumen kelengkapan," terangnya.
Upaya sterilisasi jalan ini mendapat dukungan dari warga setempat yang merasa kenyamanannya terganggu selama ini. Warga berharap ketegasan petugas dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk tidak lagi menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir pribadi.
"Semoga tidak ada lagi kendaraan yang parkir di jalan tersebut karena sangat mengganggu dan terlihat tidak tertata. Kami berharap ke depan dapat disiapkan kantong parkir seperti di kawasan JIS atau lokasi lainnya," tandas Hendy, 49, salah seorang warga Papanggo yang melintas di lokasi.