Senopati 'Dibersihkan', Valet Ilegal yang Makan Trotoar Dibongkar

Ilustrasi. Foto: Freepik.com.

Senopati 'Dibersihkan', Valet Ilegal yang Makan Trotoar Dibongkar

Aris Setya • 23 April 2026 15:10

Jakarta: Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap praktik parkir liar di kawasan pusat hiburan malam Jalan Gunawarman, Jalan Suryo, hingga Senopati, Kebayoran Baru. Langkah ini diambil guna merespons keresahan masyarakat terhadap penyalahgunaan trotoar dan badan jalan oleh pengunjung tempat hiburan malam (THM).

"Kami langsung turun ke lokasi tadi malam bersama sekitar 30 personel gabungan, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun unsur lainnya," ujar Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Sudinhub Jakarta Selatan, Alfian Michiels, Kamis, 23 April 2026.
 


Dalam sidak tersebut, petugas menemukan layanan valet yang mengokupasi area trotoar secara ilegal. Meski pengelola THM sempat berdalih mengenai keterbatasan lahan, personel Sudinhub tetap bertindak tegas dengan membongkar paksa kotak jaga dan tenda payung yang menghalangi hak pejalan kaki.

Alfian menekankan, keterbatasan kapasitas parkir di kawasan usaha tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menggunakan fasilitas umum. Ia secara khusus menyoroti pelanggaran yang menutup jalur pemandu (guiding block) bagi penyandang disabilitas.

"Lokasi ini merupakan kawasan usaha yang ramai pengunjung. Namun, kapasitas parkir hanya sekitar tiga hingga empat mobil. Mereka memanfaatkan jasa valet, tetapi masih ditemukan kendaraan yang parkir liar. Kami minta jalur guiding block tidak ditutup, itu fasilitas penting bagi akses penyandang disabilitas," tegas Alfian.
 
Guna mencegah kemacetan berulang, Sudinhub Jakarta Selatan akan menyiagakan personel Satpol PP dan Dishub untuk melakukan patroli rutin di titik-titik rawan tersebut. Koordinasi dengan Unit Pengelola (UPP) Perparkiran juga akan ditingkatkan guna mengatur regulasi layanan valet agar lebih tertib.

Langkah tegas ini mendapat dukungan dari warga yang kerap mengeluhkan kemacetan parah di kawasan Senopati saat malam hari. Warga menilai penumpukan kendaraan pribadi pengunjung restoran dan THM menjadi pemicu utama tersendatnya arus lalu lintas.

"Tempat hiburan dan restoran banyak. Pengunjungnya rata-rata datang dengan mobil, sementara lahan parkir terbatas, sehingga kendaraan menumpuk di jalan," tandas Rahmat, 53, salah seorang warga yang sering melintasi kawasan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)