Populer Ekonomi: Harga Emas Antam Turun hingga Aturan Demutualisasi Bursa

Emas Antam. Foto: Metrotvnews.com/Husen.

Populer Ekonomi: Harga Emas Antam Turun hingga Aturan Demutualisasi Bursa

Husen Miftahudin • 31 January 2026 08:37

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Jumat, 30 Januari 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga emas Antam turun Rp48 ribu jadi Rp3,12 juta hingga pengertian aturan demutualisasi Bursa.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Harga Emas Antam Turun Rp48 Ribu Jadi Rp3,12 Juta Hari Ini

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini mengalami penurunan setelah naik signifikan menuju Rp3,2 juta per gram kemarin.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Harga Emas Dunia Tergelincir setelah Terus-terusan Cetak Rekor Tertinggi

Harga emas dunia jatuh tergelincir pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) karena investor mengambil keuntungan setelah rekor tertinggi. Namun demikian, harga emas tetap berada di jalur untuk bulan terbaiknya sejak 1980-an, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Tembus Rp3,2 Jutaan

Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) pada hari ini mengalami kenaikan signifikan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian.

Baca berita selengkapnya di sini.
 

Baca juga: Isi Pengumuman Lengkap MSCI hingga Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta

4. Pemerintah Bakal Terbitkan Aturan Demutualisasi Bursa, Ini Pengertiannya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pemerintah akan segera menerbitkan peraturan terkait demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Aturan ini ditargetkan terbit pada kuartal I-2026.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Dirut BEI Mundur, Purbaya: Positif sebagai Tanggung Jawab IHSG Anjlok

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons mundurnya Iman Rachmaqan dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Purbaya menyebut langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab Iman atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir, hingga menyentuh level 7.000-an, dari level 9.000-an.

Baca berita selengkapnya di sini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)