Pramono bakal Tertibkan Angkot Ngetem hingga Penjualan Tramadol di Tanah Abang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Metrotvnews.com/Cony

Pramono bakal Tertibkan Angkot Ngetem hingga Penjualan Tramadol di Tanah Abang

Farhan Zhuhri • 28 January 2026 18:23

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera menertibkan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang bermasalah. Mulai dari persoalan banyaknya mobil Mikrotrans yang berhenti dan menyebabkan kemacetan, hingga kegiatan jual beli obat tramadol. 

"Saya akan minta Satpol PP untuk menertibkan itu," ujar Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026. 

Pramono mengaku mengetahui persoalan tersebut melalui pemberitaan. Dia menegaskan akan mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan kesemrawutan di Tanah Abang.

"Jadi saya juga kebetulan mengikuti berita tentang hal ini," ujar dia. 
 

Baca Juga: 

Pengumuman! Blok A Tanah Abang Tutup Total 1 Januari 2026


Sementara itu, Kasatpol PP DKI, Satriadi Gunawan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti BPOM dan polisi perihal peredaran obat tramadol. Satriadi mengatakan penertiban di kawasan Tanah Abang sudah dilakukan secara berkala. 

"Data yang tahun sebelumnya saja kita sudah menertibkan dan mendapatkan hampir 39.436 butir. Nah, sekarang awal nih, tahun 2026. Nanti kita akan terus lakukan operasi terkait dengan penindakan penjualan-penjualan obat-obat terlarang," ujar Satriadi. 

Satriadi mengatakan hukuman kepada penjual yang terlibat menjadi tanggung jawab kepolisian. Satpol PP hanya bisa menertibkan perihal lokasi usaha, bukan memberikan hukuman pidana.

"Karena itu sudah tindak pidana jatuhnya. Jadi, kita hanya, karena tempat usaha, maka ya ada sanksi untuk penutupan, atau misalkan larangan penjual," beber dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)