Ilustrasi pemantauan harga bahan pokok. Foto: Antara.
Polres Jakut Pantau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan
Anggi Tondi Martaon • 14 February 2026 21:49
Jakarta: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jakarta Utara (Jakut) terus memantau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Hal itu dilakukan untuk memastikan harga stabil menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Kami mengawasi harga-harga tetap stabil, akan ada petugas gabungan yang akan melakukan pengecekan ke pasar-pasar dan toko ritel,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakut AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurut Onkoseno, tim Satgas Pangan yang berkolaborasi dengan kepolisian akan mengecek ke pasar-pasar dan toko-toko ritel terkait Harga Eceran Tertinggi (HET). Tim Satgas Pangan akan menindak para pedagang jika ditemukan ada yang menjual barang dagangannya melebihi harga eceran tertinggi. Apalagi, jika ada yang melakukan penimbunan, akan dilakukan tindakan tegas.
Onkoseno mengimbau kepada para pedagang agar tidak menjual barang kebutuhan pokok melebihi HET yang telah ditetapkan.
Baca Juga :
Bareskrim Polri bakal Pantau Pasar Cek Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan dinas terkait menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Edy Suranta Sitepu selaku Kasatgas Pangan menjelaskan rakorda bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan serta lonjakan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Ilustrasi bahan pokok. Foto: MI.
"Pengawasan terhadap komoditas strategis yang diatur dalam skema Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), hingga Harga Pembelian Pemerintah (HPP)," kata Edy.
Ia juga menyebutkan komoditas yang menjadi prioritas pengawasan antara lain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras medium dan premium, minyak goreng Minyakita, jagung pipilan kering, kedelai, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih, cabai, serta gula konsumsi.