Dua warga asal Empat Lawang, Sumatra Selatan, dilaporkan kabur dari rombongan tur saat berada di Korea Selatan. (Threads/ @_rhatys)
Viral, Dua Warga Empat Lawang Kabur dari Rombongan Tur di Korea Selatan
Silvana Febiari • 12 October 2026 18:55
Empat Lawang: Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh aksi nekat wisatawan Indonesia di luar negeri. Dua warga asal Empat Lawang, Sumatra Selatan, dilaporkan kabur dari rombongan tur saat berada di Korea Selatan.
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah diungkap oleh pemilik travel melalui akun Threads @_rhatys. Dalam unggahannya, pemilik travel membeberkan kronologi kejadian serta dampak finansial dan operasional yang harus ditanggung akibat aksi tidak bertanggung jawab tersebut.
"Buat yang belum tahu, pada 17 September 2026 lalu, dua peserta tour kami berangkat ke Korea Selatan menggunakan visa group wisata. Setelah tiba di sana, keduanya meninggalkan rombongan dan tidak kembali sesuai jadwal kepulangan. Masa tinggal yang diberikan hanya 15 hari, dan berdasarkan informasi yang kami miliki, sampai sekarang keduanya belum kembali ke Indonesia," tulis akun @_rhatys dalam unggahannya, dikutip Senin, 12 Oktober 2026.
Aksi nekat dua oknum wisatawan ini merugikan pihak penyelenggara tur, provider visa, hingga calon peserta tur lainnya. Pihak travel mengaku harus menanggung rugi hingga ratusan juta rupiah akibat penalti dan gangguan operasional.
"Kejadian ini berdampak pada operasional kami, provider visa, hingga keberangkatan peserta lainnya. Kerugian yang sedang kami pun mencapai ratusan juta rupiah," ungkapnya.
Salah satu pelaku kabur tersebut diduga muncul di media sosial dan mengirim pesan dengan nada menantang kepada pihak travel.
"Nah, hari ini ada akun baru yang muncul di media sosial dan mengirim DM kepada saya, mempertanyakan 'di mana kamu rugi?' dengan gaya bicara yang cukup menantang. Setelah mengirim pesan, akun tersebut tidak lagi bisa saya akses," papar sang pemilik travel.
Tak hanya itu, akun terduga pelaku bahkan sempat menuliskan komentar ringkas dengan bahasa daerah yang berbunyi, "kan bayar melok trip bukan modal hawo" (kan bayar ikut trip, bukan modal hawa/kosong).

Bendera Korea Selatan. Foto. AFF
Menanggapi sikap barbar dan lepas tangan tersebut, pemilik travel memberikan teguran keras. Ia menantang balik untuk bertemu secara resmi guna menyelesaikan permasalahan secara terbuka.
"Kalo bayar tour artinya saat jadwal tour selesai itu WAJIB pulang ke Indonesia. Tapi kalo tujuan mau kerja ya proses dan bayar prosedur untuk kerja. Bukannya malah pura-pura jadi tourist padahal niatnya jadi pekerja," tegasnya.
Hingga saat ini, kasus penyalahgunaan visa wisata oleh WNI di luar negeri ini terus mendapat kecaman luas dari netizen. Banyak netizen menyayangkan aksi egois ini karena dinilai dapat mempersulit proses pengajuan visa Korea Selatan bagi warga negara Indonesia lainnya di masa mendatang.