KEM-PPKF Dibacakan Presiden, DPR: Tradisi Baru

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres

KEM-PPKF Dibacakan Presiden, DPR: Tradisi Baru

Gabriella Thesa Widiari • 20 May 2026 10:01

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027, dalam Rapat Paripurna DPR RI hari ini. Hal ini dinilai sebagai tradisi baru.

"Kalau hari ini dibacakan langsung oleh bapak presiden, itu menjadi sebuah tradisi baru memang," ujar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, dilansir dari Antara, Rabu, 20 Mei 2026. 
 


Dia mengatakan, KEM-PPKF untuk penyusunan APBN biasanya disampaikan oleh Menteri keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Misbakhun menjelaskan KEM-PPKF secara reguler dilakukan setiap 29 Mei sebagai tanda dimulainya pembahasan Rancangan APBN di DPR RI. Dalam KEM-PPKF itu, menurut dia, biasanya akan dibahas soal asumsi ekonomi makro, mulai dari tingkat inflasi, nilai tukar rupiah hingga produksi minyak dan gas.


 Ilustrasi Kompleks Parlemen Senayan. Foto: Medcom.id/Githa Farahdina

Selain itu, dia mengatakan isi KEM-PPKF juga akan membicarakan alokasi pagu indikatif untuk kementerian dan lembaga. Dalam KEM-PPKF yang dibahas pada 2026 ini, maka hal itu akan menjadi Rancangan APBN untuk 2027.

"Ini orang sedang ingin memperhatikan dengan serius apa yang akan menjadi concern Bapak Presiden di dalam KEM-PPKF ini. Tentunya masyarakat akan menunggu dan ini akan menjadi sebuah tradisi baru dalam ketatanegaraan kita," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)