Menlu RI Pastikan Pemerintah Terus Berupaya Lindungi 9 WNI yang Ditahan Israel

Menteri Luar Negeri Sugiono. (Metrotvnews.com)

Menlu RI Pastikan Pemerintah Terus Berupaya Lindungi 9 WNI yang Ditahan Israel

Willy Haryono • 20 May 2026 12:35

Jakarta: Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan Pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait guna memberikan pelindungan kepada sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan Israel.

Kesembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) itu pada akhirnya ditahan setelah semua kapal mereka dicegat Israel dalam perjalanan menembus blokade Gaza.

“Kami terus melakukan upaya koordinasi,” ucap Menlu Sugiono di Kompleks Parlemen MPR/DPR, Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.

Menlu Sugiono mengatakan Kemlu RI juga menjalin komunikasi dengan perwakilan di Yordania serta Turki dan semua pihak yang memiliki hubungan atau akses komunikasi.

“Komunikasi dengan teman-teman luar negeri di Jordan dan Turki untuk memastikan kondisi dari rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel,” ujar Menlu Sugiono.

Ia mengatakan bahwa sejauh ini informasi mengenai kondisi WNI masih terbatas. Terlebih, Indonesia juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. 

Meski begitu, Menlu Sugiono menegaskan Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya yang diperlukan demi mengetahui kondisi WNI di sana.

“Kita berharap kondisi mereka baik-baik saja.  Kami juga terus melakukan upaya koordinasi, karena kita tidak punya hubungan langsung,” tutur Menlu Sugiono.

Semangat Misi Kemanusiaan

Selain itu, Menlu Sugiono juga mengapresiasi semangat para aktivis kemanusiaan, termasuk yang berasal dari Indonesia. Keikutsertaan dalam Global Sumud Flotilla dinilai patut diapresiasi sebagai langkah untuk membantu masyarakat Gaza.

“Kami mengapresiasi semangat dari rekan-rekan yang tergabung dalam Global Summit Flotilla karena ini juga mencerminkan satu keinginan untuk menciptakan situasi yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Palestina, di Gaza pada khususnya,” ungkap Menlu SUgiono.

“Kita doakan semoga mereka kondisinya baik-baik, dan bisa segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” sambungnya.

Sebelumnya, Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengungkapkan Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI  terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan semua pihak terkait untuk memastikan pelindungan WNI yang ditahan Israel.

Berdasarkan informasi terkini hingga Rabu pagi, ada sembilan WNI anggota GPCI dalam misi GSF 2.0 yang ditahan Israel.

“Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,” tegas Yvonne. 

“Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan,” lanjutnya.

Baca juga:  Kemlu Maksimalkan Jalur Diplomatik untuk Pelindungan 9 WNI yang Ditahan Israel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)