Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Rupiah Rebound ke Rp16.820/USD, Investor Mulai Tenang
Ade Hapsari Lestarini • 23 January 2026 16:33
Jakarta: Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Jumat sore bergerak menguat 76 poin atau 0,45 persen menjadi Rp16.820 per USD dari sebelumnya Rp16.896 per USD.
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva mengatakan penguatan kurs rupiah mencerminkan respons pasar atas tekanan global yang mereda.
"Penguatan (rupiah) mencerminkan respons pasar terhadap meredanya tekanan global dalam jangka pendek, terutama dari pergerakan dolar AS dan imbal hasil US Treasury," katanya kepada Antara, Jumat, 23 Januari 2026.

Ilustrasi. Foto: dok MI/Rommy Pujianto.
Penguatan rupiah masih terbatas
Kendati begitu, lanjutnya, ruang penguatan rupiah masih terbatas karena pelaku pasar cenderung wait and see terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat dan dinamika sentimen global.
Secara global, rupiah dipengaruhi ekspektasi arah kebijakan The Fed, pergerakan yield US Treasury, serta kondisi geopolitik yang masih berpotensi mendorong sentimen risk-off.
Adapun sentimen dalam negeri, rupiah ditopang fundamental ekonomi yang relatif solid, inflasi terkendali, serta komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
"Arus modal asing ke pasar obligasi domestik juga menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan rupiah," ujar Taufan.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.838 per USD dari sebelumnya Rp16.902 per USD.