Febrie Tegaskan Jampidsus Fokus Selamatkan SDA dan Kawal Program MBG

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Foto: dok. Kejaksaan Agung.

Febrie Tegaskan Jampidsus Fokus Selamatkan SDA dan Kawal Program MBG

Devi Harahap • 10 July 2026 13:13

Jakarta: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah menegaskan, pihaknya tetap fokus mengawal perkara strategis, termasuk penyelamatan sumber daya alam serta mendukung program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini merespons perkara korupsi batu bara yang tengah diusut Polri.

“Gedung Bundar saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat kita, serta mendukung program-program prioritas nasional sebagaimana yang telah diarahkan dan diperintahkan oleh Presiden,” ujar Febrie konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. 

Menurut dia, upaya penyelamatan sumber daya alam menjadi salah satu prioritas utama Jampidsus sebagai wujud komitmen Kejaksaan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Febrie menambahkan, di samping tugas-tugas penindakan pidana, pihaknya juga menjalankan tugas lain, salah satunya yaitu Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Menurutnya, Satgas PKH terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui penagihan denda administratif.

"Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa setiap kewajiban kepada negara benar-benar dipenuhi demi sebesar-besarnya ada manfaat untuk kepentingan masyarakat," kata Febrie.


Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Foto: dok. Kejaksaan Agung.


Lebih lanjut, dia menekankan, Kejagung akan terus mendukung serta memastikan keberhasilan berbagai program strategis pemerintah. Di antaranya MBG, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga program-program prioritas nasional lainnya.

"Sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Gabriella Thesa Widiari)