Keutamaan dan Waktu Pelaksanaan Puasa Bulan Syawal

Ilustrasi: Freepik.com

Keutamaan dan Waktu Pelaksanaan Puasa Bulan Syawal

Riza Aslam Khaeron • 21 March 2026 18:23

Jakarta: Setelah menjalani ibadah puasa pada bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amalan dengan puasa pada bulan Syawal. Puasa sunah ini dikenal memiliki keutamaan besar dan menjadi salah satu bentuk konsistensi dalam beribadah setelah bulan suci berakhir.

Puasa Syawal dilakukan selama enam hari pada bulan Syawal, dimulai setelah perayaan Idulfitri. Ibadah ini menjadi simbol keteguhan seorang Muslim dalam menjaga kualitas ibadah.
 

Beberapa Keutamaan Berpuasa pada Bulan Syawal

Mengutip informasi dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), terdapat sejumlah keutamaan yang bisa didapatkan oleh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa sunah ini, di antaranya:
 

1. Pahala setara dengan berpuasa setahun

Salah satu keutamaan utama puasa Syawal adalah ganjaran pahala yang sangat besar. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun penuh.”
 

2. Penyempurnaan Ibadah Ramadan

Puasa Syawal juga memiliki fungsi sebagai penyempurna ibadah Ramadan. Melalui puasa sunah ini, diharapkan kekurangan dalam ibadah wajib dapat tertutupi.
 

3. Bentuk Rasa Syukur

Melaksanakan puasa Syawal juga menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan menjalankan ibadah pada bulan Ramadan.

Berbagai amalan seperti puasa, salat malam, dan zakat yang telah dilakukan pada bulan suci menjadi anugerah yang patut disyukuri dengan tetap menjaga ibadah pada bulan berikutnya.
 

4. Tanda Diterimanya Amal

Keinginan untuk melanjutkan ibadah setelah Ramadan juga menjadi salah satu tanda bahwa amal yang telah dilakukan diterima. Puasa Syawal mencerminkan sikap umat Muslim yang konsisten dalam ibadah.
 
Baca Juga:
Tata Cara dan Ketentuan Niat Puasa Syawal 6 Hari
 

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Dilansir dari laman Baznas, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan. Umat Muslim tidak diperbolehkan berpuasa pada 1 Syawal karena hari itu merupakan hari raya Idulfitri.

Pelaksanaan puasa ini bersifat fleksibel, dapat dilakukan secara berturut-turut maupun selang-seling, selama masih dalam bulan Syawal.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)