Polisi Periksa 15 Saksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo

Mobil Tim Inafis Satreskrim Polres Situbondo, Jawa Timur, di depan kamar jenazah RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo. ANTARA/Novi Husdinariyanto.

Polisi Periksa 15 Saksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo

Lukman Diah Sari • 5 January 2026 22:40

Situbondo: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap tiga anggota keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman penyelidikan, semula lima orang saksi yang dimintai keterangan, salah satunya adalah ayah korban, dan saat ini sudah ada 15 orang yang dimintai keterangan,” kata Kepala Satreskrim Polres Situbondo Ajun Komisaris Polisi Agung Hartawan di Situbondo, Senin, 5 Januari 2026, melansir Antara.

Ketiga korban diketahui bernama Muhammad Hasim, 58; -istrinya- Suningsih, 38; serta anak perempuannya Umi Rahmania, 18. Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam rumah pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.

Agung menjelaskan, berdasarkan hasil otopsi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, ketiga korban meninggal akibat kehabisan darah dan gagal napas.

“Hasil otopsi dari rumah sakit, ketiganya meninggal karena kekurangan darah terlalu banyak dari luka (akibat senjata tajam) di leher,” kata Agung.

Ilustrasi pembunuhan. (Metrotvnews.com)

Saat ini, polisi masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Identifikasi Sidik Jari Sistem Otomatis Indonesia (Inafis) serta hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.

Ketiga korban ditemukan dalam kondisi luka sayatan senjata tajam di bagian leher. Jasad Suningsih dan Umi Rahmania ditemukan di dalam kamar, sementara jasad Muhammad Hasim ditemukan di area antara kamar mandi dan dapur. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang ditemukan di dalam bak kamar mandi serta lima unit telepon genggam.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)