Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. Foto: Metrotvnews/Muhammad Iqbal Sidiq
Siasati Tekanan Fiskal Global, Pemprov DKI Wacanakan Terbitkan Obligasi Daerah
Muhammad Iqbal Sidiq • 19 May 2026 17:37
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewacanakan penerbitan instrumen obligasi daerah atau sukuk. Langkah ini menjadi salah satu opsi creative financing untuk menjaga ruang gerak APBD dalam mendanai pembangunan kota.
"Tadi Pak Gubernur menyebutkan jika memungkinkan untuk adanya obligasi atau sukuk yang diterbitkan oleh Pemda DKI Jakarta untuk memberikan ruang kepada orang-orang yang punya tabungan atau investasi untuk berinvestasi di Jakarta, membangun Jakarta," ungkap Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, di Balai Kota Jakarta, Selasa, 19 Mei 2029.
Baca Juga :
Khoirudin menjelaskan, wacana ini dirancang sebagai respons atas kondisi fiskal Jakarta yang tengah menghadapi tantangan berat akibat dinamika geopolitik global. Tekanan ekonomi dunia diakui berdampak langsung pada tren penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang terus berlanjut.
Lanjutnya, Khoirudin memastikan kebijakan ini diambil tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat. Seluruh pos anggaran untuk program pelayanan dasar warga dijamin aman dan tetap menjadi prioritas paling atas.
tIlustrasi keuangan. Foto: dok. Medcom
DPRD DKI Jakarta berkomitmen mengawal ketat agar pemotongan anggaran tidak menyentuh sektor krusial seperti kesehatan dan bantuan sosial pendidikan.
"Pak Gubernur menyampaikan untuk layanan pendidikan tidak boleh berkurang: KJP, KJMU, kemudian KJP Plus, dan lain-lain. Kemudian juga di Dinas Kesehatan juga tidak boleh berkurang," pungkas Khoirudin.