Stok Beras dan Elpiji di Wonogiri Aman Hingga Lebaran

Ilustrasi beras. Foto: MI/Susanto.

Stok Beras dan Elpiji di Wonogiri Aman Hingga Lebaran

Triawati Prihatsari • 26 February 2026 16:55

Wonogiri: Ketersediaan komoditas kebutuhan pokok di wilayah Wonogiri dipastikan aman hingga Lebaran 2026. Selain sembako, stok elpiji juga tercukupi untuk kebutuhan masyarakat.

"Untuk stok beras di Gudang Bulog Wonogiri dipastikan aman hingga Idulfitri. Saat ini tercatat sekitar tiga ribu ton untuk didistribusikan ke semua kecamatan. Di sana juga sedang penyerapan jagung petani lokal," ujar Pimpinan Cabang Kantor Bulog Surakarta, Nanang Harianto di Wonogiri, Kamis, 26 Februari 2026.

Kapolres Wonogiri yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pangan Polres Wonogiri, Wahyu Sulistyo mengungkapkan pihaknya bersama stakeholder terkait telah melakukan sidak ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok sembako. Sidak dilakukan di sejumlah pasar tradisional di Wonogiri.
 


"Dari hasil pemantauan di pasar, ketersediaan beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih hingga cabai dalam kondisi cukup," ungkap Wahyu. 

Di sisi lain, beberapa kebutuhan pangan mengalami fluktuasi harga, meski masih dalam batas wajar. Misalnya, harga cabai merah besar keriting turun dari Rp38.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah turun dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.


Ilustrasi bahan pokok. Foto: MI.

Sementara itu, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Wonogiri saat ini tercatat sebanyak 1.346.179,50 kilogram. Sedangkan stok jagung mencapai 466.750 kilogram.

Selain itu, distribusi beras SPHP berjalan sesuai mekanisme dan siap digelontorkan jika terjadi lonjakan harga. Kualitas penyimpanan dan kondisi komoditas pun dinyatakan baik dan layak dikonsumsi.

Dari pantauan di SPBE Kartika Dharma Ngadirojo, stok elpiji subsidi dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri. Harga di tingkat pangkalan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung.

"Tidak ditemukan penyimpangan distribusi," kata Wahyu. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)