Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
TKW Diduga Disekap di Dubai, Disnaker KBB Surati Kemlu dan KP2MI
Roni Kurniawan • 13 October 2026 11:12
Bandung: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, resmi menyurati Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Langkah ini diambil guna menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan Sri Nurhaida Pratiwi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cililin di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Kepala Disnaker KBB, Yoppie Indrawan Iskandar, mengatakan surat tersebut berisi pengaduan dan kronologi kasus yang diterima dari pihak keluarga. Pengiriman surat ditempuh untuk meminta penelusuran lebih lanjut, menyusul terputusnya komunikasi keluarga dengan korban yang menguatkan dugaan penyekapan.
"Kami sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri dan KP2MI. Intinya berupa pengaduan dan kronologi kejadian," kata Yoppie saat dihubungi, Selasa, 13 Oktober 2026.
"Kami masih menunggu informasi resmi dari KJRI, Kementerian Luar Negeri, maupun KP2MI," ujar Yoppie.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Sri terakhir kali berkomunikasi sebelum kasus dugaan penyekapannya viral di media sosial. Disnaker KBB saat ini juga tengah menelusuri pihak yang memfasilitasi keberangkatan Sri ke luar negeri.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Antara.
Yoppie menambahkan, sejumlah anggota DPRD juga telah berkomunikasi dengan duta besar terkait kasus ini. Ia berharap koordinasi lintas lembaga mampu mempercepat kejelasan status dan penyelamatan korban.
Fakta lain terungkap dari hasil penelusuran awal Disnaker. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga kuat berangkat secara ilegal bersama tetangganya, bukan melalui agen penempatan PMI resmi.
"Hasil pengecekan melalui sistem menunjukkan Sri tidak tercatat berangkat melalui jalur penempatan pekerja migran yang prosedural," beber Yoppie.
Faktor keberangkatan nonprosedural inilah yang menjadi salah satu sorotan dalam penanganan kasus, sembari menunggu konfirmasi otoritas terkait soal dugaan penyekapan di Dubai.
"Kami tetap mendorong masyarakat agar berangkat melalui jalur prosedural," tegas Yoppie.